🕷️ Crawler Inspector

URL Lookup

Direct Parameter Lookup

Raw Queries and Responses

1. Shard Calculation

Query:
Response:
Calculated Shard: 160 (from laksa011)

2. Crawled Status Check

Query:
Response:

3. Robots.txt Check

Query:
Response:

4. Spam/Ban Check

Query:
Response:

5. Seen Status Check

ℹ️ Skipped - page is already crawled

🚫
NOT INDEXABLE
CRAWLED
8 months ago
🤖
ROBOTS ALLOWED

Page Info Filters

FilterStatusConditionDetails
HTTP statusPASSdownload_http_code = 200HTTP 200
Age cutoffFAILdownload_stamp > now() - 6 MONTH8.2 months ago
History dropPASSisNull(history_drop_reason)No drop reason
Spam/banPASSfh_dont_index != 1 AND ml_spam_score = 0ml_spam_score=0
CanonicalPASSmeta_canonical IS NULL OR = '' OR = src_unparsedNot set

Page Details

PropertyValue
URLhttps://www.slideserve.com/jubal/hukum-kedua-termodinamika
Last Crawled2025-08-12 11:07:36 (8 months ago)
First Indexed2018-11-20 14:18:18 (7 years ago)
HTTP Status Code200
Meta TitlePPT - HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA PowerPoint Presentation, free download - ID:1900822
Meta DescriptionHUKUM KEDUA TERMODINAMIKA. Arah Proses Termodinamik. Slideshow 1900822 by jubal
Meta Canonicalnull
Boilerpipe Text
HUKUM KEDUATERMODINAMIKA Arah Proses Termodinamik • Proses termodinamik yang berlanggsung secara alami seluruhnya disebut proses ireversibel (irreversibel process). Proses tersebut berlanggsung secara spontan pada satu arah tetapi tidak pada arah sebaliknya. Contohnya kalor berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. • Proses reversibel adalah proses termodinamik yang dapat berlanggsung secara bolak-balik. Sebuah sistem yang mengalami idealisasi proses reversibel selalu mendekati keadaan kesetimbangan termodinamika antara sistem itu sendiri dan lingkungannya. Proses reversibel merupakan proses seperti-kesetimbangan(quasi equilibrium process). Tiga pernyataan bagi Hukum Kedua Termodinamika • Kalor tidak mengalir secara spontan dari dingin ke panas (sebaliknya: dapat spontan?) • Tidak ada mesin yang dapat mengubah kalor menjadi usaha secara utuh (sebaliknya: dapat spontan?) • Setiap sistem terisolasi condong menjadi acak (sistem terbuka: dapat menumbuhkan keteraturan?) Kalor tidak akan mengalir spontan dari benda dingin ke benda panas[Rudolf Clausius (1822 – 1888)] • Pada taraf molekular: • Molekul yang bergerak lebih cepat, akan menyebarkan energinya kepada lingkungannya • Pada taraf makroskopik: • Perlu pasokan energi / usaha, untuk mendinginkan sebuah benda Anda tidak dapat membuat mesin yang sekedar mengubah kalor menjadi usaha sepenuhnya[Kelvin (1824 – 1907) & Planck (1858 – 1947)] • Efisiensi mesin tidak dapat 100% • Diperlukan tandon panas dan tandon dingin • Tandon panas menjadi sumber energi • Perlu membuang kalor pada suhu yang lebih rendah, ke tandon dingin • Biasanya tandon suhu terendah = atmosfer Hukum II Termodinamika • Jika tidak ada kerja dari luar, panas tidak dapat merambat secara spontan dari suhu rendah ke suhu tinggi (Clausius) • Proses perubahan kerja menjadi panas merupakan proses irreversible jika tidak terjadi proses lainnya (Thomson-Kelvin-Planck) • Suatu mesin tidak mungkin bekerja dengan hanya mengambil energi dari suatu sumber suhu tinggi kemudian membuangnya ke sumber panas tersebut untuk menghasilkan kerja abadi (Ketidakmungkinan mesin abadi) • Mesin Carnot adalah salah satu mesin reversible yang menghasilkan daya paling ideal. Mesin ideal memiliki efisiensi maksimum yang mungkin dicapai secara teoritis MESIN KALOR • Sebuah mesin kalor adalah sesuatu alat yang menggunakan kalor/panas untuk melakukan usaha/kerja. • Mesin kalor memiliki tiga ciri utama: • Kalor dikirimkan ke mesin pada temperatur yang relatif tinggi dari suatu tempat yang disebut reservoar panas. 2. Sebagian dari kalor input digunakan untuk melakukan kerja oleh working substance dari mesin, yaitu material dalam mesin yang secara aktual melakukan kerja (e.g., campuran bensin-udara dalam mesin mobil). 3. Sisa dari kalor input heat dibuang pada temperatur yang lebih rendah dari temperatur input ke suatu tempat yang disebut reservoar dingin. Skema Mesin Kalor Gambar ini melukiskan skema mesin kalor. QH menyatakan besarnya inputkalor, dan subscript H menyatakan hot reservoir. QC menyatakan besarnya kalor yang dibuang, dan subscript C merepresentasikan cold reservoir. W merepresentasikan kerja yang dilakukan. Ketika sebuah sistem melakukan proses siklus maka tidak terjadi perubahan energi dalam pada sistem. Dari hukum I termodinamika: Mesin Kalor …. • Untuk menghasilkan efisiensi yang tinggi, sebuah mesin kalor harus menghasilkan jumlah kerja yang besar dan kalor input yang kecil. Karenanya, efisiensi, e, dari suatu mesin kalor didefinisikan sebagai perbandingan antara kerja yang dilakukan oleh mesin W dengan kalor input QH: (1) • Jika kalor input semuanya dikonversikan menjadi kerja, maka mesin akan mempunyai efisiensi 1.00, karena W = QH; dikatakan mesin ini memiliki efisiensi 100%, idealnya demikian.Tetapi hal tersebut tidak mungkin QC tidak sama dengan nol Mesin Kalor • Sebuah mesin, harus mengikuti prinsip konservasi energi. Sebagian dari kalor input QH diubah menjadi kerja W, dan sisanya QC dibuang ke cold reservoir. Jika tidak ada lagi kehilangan energi dalam mesin, maka prinsip konservasi energi: QH = W + QC Contoh 1: An Automobile Engine • Sebuah mesin mobil memiliki efisiensi 22.0% dan menghasilkan kerja sebesar 2510 J. Hitung jumlah kalor yang dibuang oleh mesin itu. • Solusi Proses mesin bakar REFRIGERATOR TH QH W QC TC Pendingin (refrigerator): sebuah mesin kalor yang beroperasi secara terbalik. Refrigerator menarik panas dari tempat dingin (di dalam pendingin) dan melepaskan panas ke tempat yang lebih hangat. REFRIGERATOR TH QH W QC TC Persamaan di atas merupakan hubungan nilai-mutlak yang berlaku untuk mesin kalor dan pendingin Siklus pendingin terbaik adalah yang memindahkan Kalor QC terbanyak dari dalam pendingin dengan Kerja mekanik W sedikit mungkin Semakin besar rasio ini maka semakin baik pendinginnya Rasio ini disebut koefisien kinerja (coeficient of performance) Prinsip Carnot dan Mesin Carnot • Bagaimana membuat mesin kalor beroperasi dengan efisiensi maksimum? • Insinyur Prancis Sadi Carnot (1796–1832) mengusulkan bahwa sebuah mesin kalor akan memiliki efisiensi maksimum jika proses-proses dalam mesin adalah reversibel (dapat balik). • Suatu proses reversibel adalah suatu keadaan dimana kedua sistem dan lingkungannya dapat kembali ke keadaan semula, sama persis seperti sebelum terjadinya proses. • Tujuan dari mesin kalor adalah perubahan panas menjadi kerja dengan efisiensi sebesar mungkin. • Selama perpindahan panas dalam mesin carnot tidak boleh ada perbedaan suhu yang cukup besar. Prinsip Carnot dan Mesin Carnot… Prinsip Carnot: Sebuah alternatif penyataan Hukum II Termodinamika Tidak ada mesin ireversibel yang beroperasi antara dua reservoir pada suhu konstan dapat mempunyai efisiensi yang lebih besar dari sebuah mesin reversibel yang beroperasi antara temperatur yang sama. Selanjutnya, semua mesin reversibel yang beroperasi antara temperatur yang sama memiliki efisiensi yang sama. Prinsip Carnot dan Mesin Carnot… Tidak ada mesin nyata yang beroperasi secara reversibel. Akan tetapi, ide mesin reversibel memberikan standard yang berguna untuk menilai performansi mesin nyata. Gambar ini menunjukkan sebuah mesin yang disebut, Mesin Carnot, yang secara khusus berguna sebagai model ideal. • Suatu sifat penting dari mesin Carnot adalah bahwa semua kalor input QH berasal dari suatu hot reservoir pada satu temperatur tunggalTH dan semua kalor yang dibuang QC pergi menuju suatu cold reservoir pada satu temperatur tunggalTC. Ciri-ciri siklus carnot • Setiap proses yang melibatkan perpindahan panas haruslah isotermal baik pada TH maupun pada TC. • Setiap proses yang mengalami perubahan suhu tidak terjadi perpindahan panas (proses adiabatik) • Siklus carnot terdiri dari dua proses isotermal reversibel dan dua proses adiabatik reversibel Application of 2nd law to energy conversion systems isothermal expansion Carnot Engine TA QH W12 adiabatic compression adiabatic expansion a-b b-c d-a W41 W23 c-d isothermal compression W34 QC TB Application of 2nd law to energy conversion systems Carnot Cycle T TA 1 2 engine TB reversible heat engine 4 3 V T TA 1 2 reversible heat pump TB 4 3 V Untuk gas ideal energi dalam hanya bergantung pada suhumaka pada proses isotermal perubahan energi dalam sama dengan nol Dari proses adiabatik Subtitusikan persamaan 1 dengan persmaan 2 Hubungan ini memberikan nilai efisiensi maksimum yang mungkin dari suatu mesin kalor yang beroperasi antara TC dan TH Pendingin carnot Karena masing-masing langkah dalam siklus carnot adalah reversibel, maka seluruh siklus dapat dibalik, hal ini mengubah mesin menjadi pendingin Semakin besar perbedaan suhu TH –TC semakin kecil harga K dan semakin besar kerja yang diperlukan untuk memindahkan jumlah panas yang dibutuhkan Prinsip Carnot dan Mesin Carnot… • Untuk mesin Carnot, perbandingan antara kalor yang dibuang QC dengan kalor input QH dapa dinyatakan dengan persamaan berikut: dengan TC dan THdalam kelvins (K). • Efisiensi mesin Carnot dapat dituliskan sebgai berikut: Hubungan ini memberikan nilai efisiensi maksimum yang mungkin dari suatu mesin kalor yang beroperasi antara TC dan TH Entropy and the 2nd Law By analyzing many experiments and processes involving transfer of heat, Clausius (ca 1850) uncovers a new thermodynamic property, which he names entropy - related to the heat exchanged between system and surroundings - not related to work - places 2nd law in quantitative form Clausius: “It is impossible to convert heat completely to work” Qualitative statements: Kelvin – Planck: “It is impossible for any any engine to transfer heat from a cold source to a hot source without work being done” Entropi dan Ketidakteraturan • Redistribusi partikel gas dalam wadah terjadi tanpa perubahan energi dalam total sistem, semua susunan ekivalen • Jumlah cara komponen sistem dapat disusun tanpa merubah energi sistem terkait erat dengan kuantitas entropi (S) • Entropi adalah ukuran ketidakteraturan sistem • Sistem dengan cara tersusun ekivalen komponennya sedikit seperti kristal padat memiliki ketidakteraturan yang kecil atau entropi rendah • Sistem dengan cara tersusun ekivalen komponennya banyak seperti gas memiliki ketidakteraturan besar atau entropi tinggi Jika entropi sistem meningkat, komponen sistem menjadi semakin tidak teratur, random dan energi sistem lebih terdistribusi pada range lebih besar Sdisorder > Sorder • Seperti halnya energi dalam atau entalpi, entropi juga fungsi keadaan yaitu hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir tidak pada bagaimana proses terjadinya Ssis = Sfinal – Sinitial • Jika entropi meningkat maka Ssis akan positif, sebaliknya jika entropi turun, maka Ssis akan negatif Entropi dan Hukum Kedua Termodinamika • Apa yang menentukan arah perubahan spontan? • Sistem alami cenderung kearah tidak teratur, random, distribusi partikel kurang teratur • Beberapa sistem cenderung lebih tidak teratur (es meleleh) tetapi ada juga yang lebih teratur (air membeku) secara spontan • Dengan meninjau sistem dan lingkungan terlihat semua proses yang berlangsung dalam arah spontan akan meningkatkan entropi total alam semesta (sistem dan lingkungan). Ini yang disebut dengan hukum kedua termodinamika • Hukum ini tidak memberikan batasan perubahan entropi sistem atau lingkungan, tetapi untuk perubahan spontan entropi total sistem dan lingkungan harus positif Suniv = Ssis + Ssurr > 0 Application of 2nd law to energy conversion systems for a cycle no change in CV so: for a reversible process: for an irreversible process: Efficiency of a Carnot engine apply 1st law for this cycle: then energy conversion efficiency is: for a reversible process: Efficiency of an irreversible engine for an irreversible process: 2nd law - other formulations • Kelvin-Planck statement: “continuously operating 1T engine is impossible” • Clausius statement: “a zero-work heat pump is impossible” Pressure thermodynamic = mechanical Gibbs: 1st law: compression: for a reversible process for an equilibrium state Entropy for ideal gasses • GENERALLY: • where N is the number of moles • FOR IDEAL GASSES: - Standard Pressure (1atm) - Standard Pressure entropy FOR IDEAL GASSES with Cp,Cv=const: Setiap sistem terisolasi akan makin acak • Sistem teratur • Ada pola yang teratur dan dapat diramalkan perkembangannya • Sistem tak teratur • Kebanyakan atom-atomnya bergerak acak • Entropi • Ukuran bagi taraf keacakan • Entropi sistem terisolasi hanya dapat tetap, atau meningkat Entropi: • Diusulkan istilahnya oleh Clausius, “dari kata ‘transformasi’ dalam bahasa Yunani, dimiripkan dengan istilah ‘energi’ yang erat kaitannya”. • Dikukuhkan Ludwig Eduard Boltzmann (1844 – 1906) dengan konsep “zat terdiri atas partikel kecil yang bergerak acak” dan teori peluang: Suatu sistem condong berkembang ke arah keadaan yang berpeluang lebih besar;S = kB ln Ω
Markdown
[![SlideServe](https://www.slideserve.com/img/logo.svg)](https://www.slideserve.com/jubal/\) - [Browse](https://www.slideserve.com/jubal/hukum-kedua-termodinamika) - [Recent Presentations](https://www.slideserve.com/presentations) - [Recent Stories](https://www.slideserve.com/stories) - [Content Topics](https://www.slideserve.com/topics) - [Updated Contents](https://www.slideserve.com/updates) - [Featured Contents](https://www.slideserve.com/featured) - *** - [PowerPoint Templates](https://www.slideserve.com/powerpoint-templates) - Create - [Presentation](https://www.slideserve.com/create) - [Article](https://www.slideserve.com/article-stories) - [Survey](https://www.slideserve.com/online-survey) - [Quiz](https://www.slideserve.com/online-quiz) - [Lead-form](https://www.slideserve.com/lead-generation) - [E-Book](https://www.slideserve.com/create?type=ebook) - [Presentation Creator](https://www.slideserve.com/create) - [Pro](https://www.slideserve.com/pro) - [Upload](https://www.slideserve.com/upload) Download Presentation Download ![hukum kedua termodinamika](https://cdn1.slideserve.com/1900822/hukum-kedua-termodinamika-dt.jpg) 1 / 36 Download Download Presentation \>\> # HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA Jul 18, 2014 360 likes \| 692 Views HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA. Arah Proses Termodinamik. # ##### Share Presentation *** ##### Embed Code *** ##### Link Download Presentation ![jubal](https://www.slideserve.com/photo/31445.jpeg) [jubal](https://www.slideserve.com/jubal "jubal") \+ Follow Download Presentation ![](https://www.slideserve.com/img/output_cBjjdt.gif) ## HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA **An Image/Link below is provided (as is) to download presentation** Download Policy: Content on the Website is provided to you AS IS for your information and personal use and may not be sold / licensed / shared on other websites without getting consent from its author. Content is provided to you AS IS for your information and personal use only. Download presentation by click this link. While downloading, if for some reason you are not able to download a presentation, the publisher may have deleted the file from their server. During download, if you can't get a presentation, the file might be deleted by the publisher. E N D ### Presentation Transcript *** 1. **[HUKUM KEDUATERMODINAMIKA](https://image1.slideserve.com/1900822/hukum-kedua-termodinamika-l.jpg "hukum kedua termodinamika")** 2. **[Arah Proses Termodinamik](https://image1.slideserve.com/1900822/arah-proses-termodinamik-l.jpg "arah proses termodinamik")** • Proses termodinamik yang berlanggsung secara alami seluruhnya disebut proses ireversibel (irreversibel process). Proses tersebut berlanggsung secara spontan pada satu arah tetapi tidak pada arah sebaliknya. Contohnya kalor berpindah dari benda yang bersuhu tinggi ke benda yang bersuhu rendah. • Proses reversibel adalah proses termodinamik yang dapat berlanggsung secara bolak-balik. Sebuah sistem yang mengalami idealisasi proses reversibel selalu mendekati keadaan kesetimbangan termodinamika antara sistem itu sendiri dan lingkungannya. Proses reversibel merupakan proses seperti-kesetimbangan(quasi equilibrium process). 3. **[Tiga pernyataan bagi Hukum Kedua Termodinamika](https://image1.slideserve.com/1900822/tiga-pernyataan-bagi-hukum-kedua-termodinamika-l.jpg "tiga pernyataan bagi hukum kedua termodinamika")** • Kalor tidak mengalir secara spontan dari dingin ke panas (sebaliknya: dapat spontan?) • Tidak ada mesin yang dapat mengubah kalor menjadi usaha secara utuh (sebaliknya: dapat spontan?) • Setiap sistem terisolasi condong menjadi acak (sistem terbuka: dapat menumbuhkan keteraturan?) 4. **[Kalor tidak akan mengalir spontan dari benda dingin ke benda](https://image1.slideserve.com/1900822/kalor-tidak-akan-mengalir-spontan-dari-benda-dingin-ke-benda-panas-rudolf-clausius-1822-1888-l.jpg "kalor tidak akan mengalir spontan dari benda dingin ke benda panas rudolf clausius 1822 1888")** panas\[Rudolf Clausius (1822 – 1888)\] • Pada taraf molekular: • Molekul yang bergerak lebih cepat, akan menyebarkan energinya kepada lingkungannya • Pada taraf makroskopik: • Perlu pasokan energi / usaha, untuk mendinginkan sebuah benda 5. **[Anda tidak dapat membuat mesin yang sekedar mengubah kalor](https://image1.slideserve.com/1900822/slide5-l.jpg "slide5")** menjadi usaha sepenuhnya\[Kelvin (1824 – 1907) & Planck (1858 – 1947)\] • Efisiensi mesin tidak dapat 100% • Diperlukan tandon panas dan tandon dingin • Tandon panas menjadi sumber energi • Perlu membuang kalor pada suhu yang lebih rendah, ke tandon dingin • Biasanya tandon suhu terendah = atmosfer 6. **[Hukum II Termodinamika](https://image1.slideserve.com/1900822/hukum-ii-termodinamika-l.jpg "hukum ii termodinamika")** • Jika tidak ada kerja dari luar, panas tidak dapat merambat secara spontan dari suhu rendah ke suhu tinggi (Clausius) • Proses perubahan kerja menjadi panas merupakan proses irreversible jika tidak terjadi proses lainnya (Thomson-Kelvin-Planck) • Suatu mesin tidak mungkin bekerja dengan hanya mengambil energi dari suatu sumber suhu tinggi kemudian membuangnya ke sumber panas tersebut untuk menghasilkan kerja abadi (Ketidakmungkinan mesin abadi) • Mesin Carnot adalah salah satu mesin reversible yang menghasilkan daya paling ideal. Mesin ideal memiliki efisiensi maksimum yang mungkin dicapai secara teoritis 7. **[MESIN KALOR](https://image1.slideserve.com/1900822/mesin-kalor-l.jpg "mesin kalor")** • Sebuah mesin kalor adalah sesuatu alat yang menggunakan kalor/panas untuk melakukan usaha/kerja. • Mesin kalor memiliki tiga ciri utama: • Kalor dikirimkan ke mesin pada temperatur yang relatif tinggi dari suatu tempat yang disebut reservoar panas. 2. Sebagian dari kalor input digunakan untuk melakukan kerja oleh working substance dari mesin, yaitu material dalam mesin yang secara aktual melakukan kerja (e.g., campuran bensin-udara dalam mesin mobil). 3. Sisa dari kalor input heat dibuang pada temperatur yang lebih rendah dari temperatur input ke suatu tempat yang disebut reservoar dingin. 8. **[Skema Mesin Kalor](https://image1.slideserve.com/1900822/slide8-l.jpg "slide8")** Gambar ini melukiskan skema mesin kalor. QH menyatakan besarnya inputkalor, dan subscript H menyatakan hot reservoir. QC menyatakan besarnya kalor yang dibuang, dan subscript C merepresentasikan cold reservoir. W merepresentasikan kerja yang dilakukan. 9. **[Ketika sebuah sistem melakukan proses siklus maka tidak](https://image1.slideserve.com/1900822/slide9-l.jpg "slide9")** terjadi perubahan energi dalam pada sistem. Dari hukum I termodinamika: 10. **[Mesin Kalor ….](https://image1.slideserve.com/1900822/mesin-kalor1-l.jpg "mesin kalor1")** • Untuk menghasilkan efisiensi yang tinggi, sebuah mesin kalor harus menghasilkan jumlah kerja yang besar dan kalor input yang kecil. Karenanya, efisiensi, e, dari suatu mesin kalor didefinisikan sebagai perbandingan antara kerja yang dilakukan oleh mesin W dengan kalor input QH: (1) • Jika kalor input semuanya dikonversikan menjadi kerja, maka mesin akan mempunyai efisiensi 1.00, karena W = QH; dikatakan mesin ini memiliki efisiensi 100%, idealnya demikian.Tetapi hal tersebut tidak mungkin QC tidak sama dengan nol 11. **[Mesin Kalor](https://image1.slideserve.com/1900822/mesin-kalor2-l.jpg "mesin kalor2")** • Sebuah mesin, harus mengikuti prinsip konservasi energi. Sebagian dari kalor input QH diubah menjadi kerja W, dan sisanya QC dibuang ke cold reservoir. Jika tidak ada lagi kehilangan energi dalam mesin, maka prinsip konservasi energi: QH = W + QC 12. **[Contoh 1: An Automobile Engine](https://image1.slideserve.com/1900822/contoh-1-an-automobile-engine-l.jpg "contoh 1 an automobile engine")** • Sebuah mesin mobil memiliki efisiensi 22.0% dan menghasilkan kerja sebesar 2510 J. Hitung jumlah kalor yang dibuang oleh mesin itu. • Solusi 13. **[Proses mesin bakar](https://image1.slideserve.com/1900822/proses-mesin-bakar-l.jpg "proses mesin bakar")** 14. **[REFRIGERATOR](https://image1.slideserve.com/1900822/slide14-l.jpg "slide14")** TH QH W QC TC Pendingin (refrigerator): sebuah mesin kalor yang beroperasi secara terbalik. Refrigerator menarik panas dari tempat dingin (di dalam pendingin) dan melepaskan panas ke tempat yang lebih hangat. 15. **[REFRIGERATOR](https://image1.slideserve.com/1900822/slide15-l.jpg "slide15")** TH QH W QC TC Persamaan di atas merupakan hubungan nilai-mutlak yang berlaku untuk mesin kalor dan pendingin Siklus pendingin terbaik adalah yang memindahkan Kalor QC terbanyak dari dalam pendingin dengan Kerja mekanik W sedikit mungkin Semakin besar rasio ini maka semakin baik pendinginnya Rasio ini disebut koefisien kinerja (coeficient of performance) 16. **[Prinsip Carnot dan Mesin Carnot](https://image1.slideserve.com/1900822/prinsip-carnot-dan-mesin-carnot-l.jpg "prinsip carnot dan mesin carnot")** • Bagaimana membuat mesin kalor beroperasi dengan efisiensi maksimum? • Insinyur Prancis Sadi Carnot (1796–1832) mengusulkan bahwa sebuah mesin kalor akan memiliki efisiensi maksimum jika proses-proses dalam mesin adalah reversibel (dapat balik). • Suatu proses reversibel adalah suatu keadaan dimana kedua sistem dan lingkungannya dapat kembali ke keadaan semula, sama persis seperti sebelum terjadinya proses. • Tujuan dari mesin kalor adalah perubahan panas menjadi kerja dengan efisiensi sebesar mungkin. • Selama perpindahan panas dalam mesin carnot tidak boleh ada perbedaan suhu yang cukup besar. 17. **[Prinsip Carnot dan Mesin Carnot…](https://image1.slideserve.com/1900822/prinsip-carnot-dan-mesin-carnot1-l.jpg "prinsip carnot dan mesin carnot1")** Prinsip Carnot: Sebuah alternatif penyataan Hukum II Termodinamika Tidak ada mesin ireversibel yang beroperasi antara dua reservoir pada suhu konstan dapat mempunyai efisiensi yang lebih besar dari sebuah mesin reversibel yang beroperasi antara temperatur yang sama. Selanjutnya, semua mesin reversibel yang beroperasi antara temperatur yang sama memiliki efisiensi yang sama. 18. **[Prinsip Carnot dan Mesin Carnot…](https://image1.slideserve.com/1900822/prinsip-carnot-dan-mesin-carnot2-l.jpg "prinsip carnot dan mesin carnot2")** Tidak ada mesin nyata yang beroperasi secara reversibel. Akan tetapi, ide mesin reversibel memberikan standard yang berguna untuk menilai performansi mesin nyata. Gambar ini menunjukkan sebuah mesin yang disebut, Mesin Carnot, yang secara khusus berguna sebagai model ideal. • Suatu sifat penting dari mesin Carnot adalah bahwa semua kalor input QH berasal dari suatu hot reservoir pada satu temperatur tunggalTH dan semua kalor yang dibuang QC pergi menuju suatu cold reservoir pada satu temperatur tunggalTC. 19. **[Ciri-ciri siklus carnot](https://image1.slideserve.com/1900822/ciri-ciri-siklus-carnot-l.jpg "ciri ciri siklus carnot")** • Setiap proses yang melibatkan perpindahan panas haruslah isotermal baik pada TH maupun pada TC. • Setiap proses yang mengalami perubahan suhu tidak terjadi perpindahan panas (proses adiabatik) • Siklus carnot terdiri dari dua proses isotermal reversibel dan dua proses adiabatik reversibel 20. **[Application of 2nd law to energy conversion systems](https://image1.slideserve.com/1900822/application-of-2-nd-law-to-energy-conversion-systems-l.jpg "application of 2 nd law to energy conversion systems")** isothermal expansion Carnot Engine TA QH W12 adiabatic compression adiabatic expansion a-b b-c d-a W41 W23 c-d isothermal compression W34 QC TB 21. **[Application of 2nd law to energy conversion systems](https://image1.slideserve.com/1900822/application-of-2-nd-law-to-energy-conversion-systems1-l.jpg "application of 2 nd law to energy conversion systems1")** Carnot Cycle T TA 1 2 engine TB reversible heat engine 4 3 V T TA 1 2 reversible heat pump TB 4 3 V 22. **[Untuk gas ideal energi dalam hanya bergantung pada suhumaka](https://image1.slideserve.com/1900822/slide22-l.jpg "slide22")** pada proses isotermal perubahan energi dalam sama dengan nol Dari proses adiabatik Subtitusikan persamaan 1 dengan persmaan 2 Hubungan ini memberikan nilai efisiensi maksimum yang mungkin dari suatu mesin kalor yang beroperasi antara TC dan TH 23. **[Pendingin carnot](https://image1.slideserve.com/1900822/pendingin-carnot-l.jpg "pendingin carnot")** Karena masing-masing langkah dalam siklus carnot adalah reversibel, maka seluruh siklus dapat dibalik, hal ini mengubah mesin menjadi pendingin Semakin besar perbedaan suhu TH –TC semakin kecil harga K dan semakin besar kerja yang diperlukan untuk memindahkan jumlah panas yang dibutuhkan 24. **[Prinsip Carnot dan Mesin Carnot…](https://image1.slideserve.com/1900822/prinsip-carnot-dan-mesin-carnot3-l.jpg "prinsip carnot dan mesin carnot3")** • Untuk mesin Carnot, perbandingan antara kalor yang dibuang QC dengan kalor input QH dapa dinyatakan dengan persamaan berikut: dengan TC dan THdalam kelvins (K). • Efisiensi mesin Carnot dapat dituliskan sebgai berikut: Hubungan ini memberikan nilai efisiensi maksimum yang mungkin dari suatu mesin kalor yang beroperasi antara TC dan TH 25. **[Entropy and the 2nd Law](https://image1.slideserve.com/1900822/slide25-l.jpg "slide25")** By analyzing many experiments and processes involving transfer of heat, Clausius (ca 1850) uncovers a new thermodynamic property, which he names entropy - related to the heat exchanged between system and surroundings - not related to work - places 2nd law in quantitative form Clausius: “It is impossible to convert heat completely to work” Qualitative statements: Kelvin – Planck: “It is impossible for any any engine to transfer heat from a cold source to a hot source without work being done” 26. **[Entropi dan Ketidakteraturan](https://image1.slideserve.com/1900822/entropi-dan-ketidakteraturan-l.jpg "entropi dan ketidakteraturan")** • Redistribusi partikel gas dalam wadah terjadi tanpa perubahan energi dalam total sistem, semua susunan ekivalen • Jumlah cara komponen sistem dapat disusun tanpa merubah energi sistem terkait erat dengan kuantitas entropi (S) • Entropi adalah ukuran ketidakteraturan sistem • Sistem dengan cara tersusun ekivalen komponennya sedikit seperti kristal padat memiliki ketidakteraturan yang kecil atau entropi rendah • Sistem dengan cara tersusun ekivalen komponennya banyak seperti gas memiliki ketidakteraturan besar atau entropi tinggi 27. **[Jika entropi sistem meningkat, komponen sistem menjadi](https://image1.slideserve.com/1900822/slide27-l.jpg "slide27")** semakin tidak teratur, random dan energi sistem lebih terdistribusi pada range lebih besar Sdisorder \> Sorder • Seperti halnya energi dalam atau entalpi, entropi juga fungsi keadaan yaitu hanya tergantung pada keadaan awal dan akhir tidak pada bagaimana proses terjadinya Ssis = Sfinal – Sinitial • Jika entropi meningkat maka Ssis akan positif, sebaliknya jika entropi turun, maka Ssis akan negatif 28. **[Entropi dan Hukum Kedua Termodinamika](https://image1.slideserve.com/1900822/entropi-dan-hukum-kedua-termodinamika-l.jpg "entropi dan hukum kedua termodinamika")** • Apa yang menentukan arah perubahan spontan? • Sistem alami cenderung kearah tidak teratur, random, distribusi partikel kurang teratur • Beberapa sistem cenderung lebih tidak teratur (es meleleh) tetapi ada juga yang lebih teratur (air membeku) secara spontan • Dengan meninjau sistem dan lingkungan terlihat semua proses yang berlangsung dalam arah spontan akan meningkatkan entropi total alam semesta (sistem dan lingkungan). Ini yang disebut dengan hukum kedua termodinamika • Hukum ini tidak memberikan batasan perubahan entropi sistem atau lingkungan, tetapi untuk perubahan spontan entropi total sistem dan lingkungan harus positif Suniv = Ssis + Ssurr \> 0 29. **[Application of 2nd law to energy conversion systems](https://image1.slideserve.com/1900822/application-of-2-nd-law-to-energy-conversion-systems2-l.jpg "application of 2 nd law to energy conversion systems2")** for a cycle no change in CV so: for a reversible process: for an irreversible process: 30. **[Efficiency of a Carnot engine](https://image1.slideserve.com/1900822/efficiency-of-a-carnot-engine-l.jpg "efficiency of a carnot engine")** apply 1st law for this cycle: then energy conversion efficiency is: for a reversible process: 31. **[Efficiency of an irreversible engine](https://image1.slideserve.com/1900822/efficiency-of-an-irreversible-engine-l.jpg "efficiency of an irreversible engine")** for an irreversible process: 32. **[2nd law - other formulations](https://image1.slideserve.com/1900822/2-nd-law-other-formulations-l.jpg "2 nd law other formulations")** • Kelvin-Planck statement: “continuously operating 1T engine is impossible” • Clausius statement: “a zero-work heat pump is impossible” 33. **[Pressure thermodynamic = mechanical](https://image1.slideserve.com/1900822/pressure-thermodynamic-mechanical-l.jpg "pressure thermodynamic mechanical")** Gibbs: 1st law: compression: for a reversible process for an equilibrium state 34. **[Entropy for ideal gasses](https://image1.slideserve.com/1900822/entropy-for-ideal-gasses-l.jpg "entropy for ideal gasses")** • GENERALLY: • where N is the number of moles • FOR IDEAL GASSES: - Standard Pressure (1atm) - Standard Pressure entropy FOR IDEAL GASSES with Cp,Cv=const: 35. **[Setiap sistem terisolasi akan makin acak](https://image1.slideserve.com/1900822/setiap-sistem-terisolasi-akan-makin-acak-l.jpg "setiap sistem terisolasi akan makin acak")** • Sistem teratur • Ada pola yang teratur dan dapat diramalkan perkembangannya • Sistem tak teratur • Kebanyakan atom-atomnya bergerak acak • Entropi • Ukuran bagi taraf keacakan • Entropi sistem terisolasi hanya dapat tetap, atau meningkat 36. **[Entropi:](https://image1.slideserve.com/1900822/entropi-l.jpg "entropi")** • Diusulkan istilahnya oleh Clausius, “dari kata ‘transformasi’ dalam bahasa Yunani, dimiripkan dengan istilah ‘energi’ yang erat kaitannya”. • Dikukuhkan Ludwig Eduard Boltzmann (1844 – 1906) dengan konsep “zat terdiri atas partikel kecil yang bergerak acak” dan teori peluang: Suatu sistem condong berkembang ke arah keadaan yang berpeluang lebih besar;S = kB ln Ω - Related - More by User [![HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA](https://cdn0.slideserve.com/512028/hukum-kedua-termodinamika-dt.jpg) HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA. Arah Proses Termodinamik. 1.18k views • 36 slides](https://www.slideserve.com/cindy/hukum-kedua-termodinamika "HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA") [![Kalor dan Hukum Kedua Termodinamika](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) Kalor dan Hukum Kedua Termodinamika Kalor dan Hukum Kedua Termodinamika. Bab 4 buku James Trefil \& Robert M Hazen THE SCIENCES – An Integrated Approach , Wiley, New Jersey, 2007. Gagasan Pokok : Kalor ada lah bentuk energi yang sedang mengalir dari benda yang lebih panas ke benda yang lebih dingin. 1.23k views • 49 slides](https://www.slideserve.com/hoang/kalor-dan-hukum-kedua-termodinamika "Kalor dan Hukum Kedua Termodinamika") [![KALOR 2 Gas Ideal Hukum Termodinamika 1](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) KALOR 2 Gas Ideal Hukum Termodinamika 1 1.05k views • 31 slides](https://www.slideserve.com/yoko/kalor-2-gas-ideal-hukum-termodinamika-1 "KALOR 2 Gas Ideal Hukum Termodinamika 1") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. Termodinamika. Shkence e nxehtesise dhe lidhja e saj me punen . Proceset energjitike qe shoqerojne reaksionet kimike ose ndryshimet fizike te lendes . Sistemi termodinamik. Pjese e universit qe merret ne shqyrtim . Pjesa tjeter qe rrethon sistemin quhet mjedis . 1.32k views • 23 slides](https://www.slideserve.com/nailah/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR. Dipresentasikan oleh : Diah Sylvia W. (4101408005) Wahyu Ayu Nurjanah (4101408173) Zahid Abdush S. (4101410107). 5. 4. 3. APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA PADA SISTEM KIMIA. 1.01k views • 25 slides](https://www.slideserve.com/gari/aplikasi-hukum-i-termodinamika-dan-kapasitas-kalor "APLIKASI HUKUM I TERMODINAMIKA DAN KAPASITAS KALOR") [![TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA (lanjutan)](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA (lanjutan) TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA (lanjutan). 14.6.1 Konduksi Konduksi adalah perpindahan kalor yang terjadi pada medium padat. Misalnya, jika salah satu ujung batang besi kita panaskan, maka ujung besi yang lain akan terasa panas. . Kalor. Kalor. Gambar 14.5 649 views • 20 slides](https://www.slideserve.com/lave/termal-dan-hukum-i-termodinamika-lanjutan "TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA (lanjutan)") [![14\. Termal dan Hukum I Termodinamika](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) 14. Termal dan Hukum I Termodinamika 14. Termal dan Hukum I Termodinamika. 14.1 Panas ( Heat ) Panas, sering disebut kalor, disimbolkan dgn Q adalah energi yang dipindahkan antara sistem dan lingkungannya yang disebabkan adanya perbedaan temperatur. Lingkungan T E T S \> T E. Lingkungan T E T S \< T E. Lingkungan T E 578 views • 22 slides](https://www.slideserve.com/ifama/14-termal-dan-hukum-i-termodinamika "14. Termal dan Hukum I Termodinamika") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. Kelompok 9 Kholil Aziz Hasri K3311043 Mustika Dewi I K3311055 Rahardian P K3311064 Rose Oriza K3311072 Arip Budhi H K3308070. Pengertian Termodinamika. 911 views • 19 slides](https://www.slideserve.com/levia/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![RESPONSI 2 HUKUM KEDUA dan KETIGA TERMODINAMIKA + ENTROPI](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) RESPONSI 2 HUKUM KEDUA dan KETIGA TERMODINAMIKA + ENTROPI RESPONSI 2 HUKUM KEDUA dan KETIGA TERMODINAMIKA + ENTROPI. Dosen: Dr. Ir. Adi Surjosatyo , M.Eng . Asisten: Hafif Dafiqurrohman Sumber: http://termodinamika2.files.wordpress.com/2008/02/termo2uapideal.ppt. Arah Proses Termodinamik. 2.6k views • 64 slides](https://www.slideserve.com/kineks/responsi-2-hukum-kedua-dan-ketiga-termodinamika-entropi "RESPONSI 2 HUKUM KEDUA dan KETIGA TERMODINAMIKA + ENTROPI") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. TERMODINAMIKA. Termodinamika (bahasa Yunani: thermos = ‘panas’ and dynamic = ‘perubahan’ Thermal = berkenan dengan panas Dinamika = berkenan dengan pergerakan 1.9k views • 57 slides](https://www.slideserve.com/chakra/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. Energ ia. A RENDSZER TULAJDONSÁGA HOGY MUNKÁT VÉGEZZEN, VAGY HOGY HŐT TERMELJEN. Az energia két típusa. Poten ciális : az objektum helyzetéből vagy összetételéből adódik és munkává konvertálható Kineti kus : az o bje k t um mozgásából adódik KE = 1 / 2 mv 2 1.35k views • 68 slides](https://www.slideserve.com/adina/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. Departemen Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. Latihan. Satu mol gas ideal yang mula-mula ada pada tekanan 1 atm dan suhu 0°C ditekan secara isotermis dan kuasi statik sehingga tekanannya menjadi 2 atm. Hitung 503 views • 8 slides](https://www.slideserve.com/rashad/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA. Endang Susilowati Prodi Pend. Kimia UNS. HUKUM TERMODINAMIKA. HUKUM TERMODINAMIKA KE NOL HUKUM TERMODINAMIKA PERTAMA HUKUM TERMODINAMIKA KEDUA HUKUM TERMODINAMIKA KETIGA. Pengertian Kerja, Kalor dan Energi. 1.25k views • 26 slides](https://www.slideserve.com/taran/hukum-ke-nol-dan-pertama-termodinamika "HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA") [![HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA PERTEMUAN KETIGA. HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA. Endang Susilowati Prodi Pend. Kimia UNS. HUKUM TERMODINAMIKA. HUKUM TERMODINAMIKA KE NOL HUKUM TERMODINAMIKA PERTAMA HUKUM TERMODINAMIKA KEDUA HUKUM TERMODINAMIKA KETIGA. Pengertian Kerja, Kalor dan Energi. 2.67k views • 16 slides](https://www.slideserve.com/kieve/hukum-ke-nol-dan-pertama-termodinamika "HUKUM KE NOL DAN PERTAMA TERMODINAMIKA") [![Kumpulan Soal 7. Hukum-hukum Termodinamika](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) Kumpulan Soal 7. Hukum-hukum Termodinamika Kumpulan Soal 7. Hukum-hukum Termodinamika. 1. 2. 3. 4. Benar atau salah: Jika pernyataan benar, jelaskan mengapa benar, jika salah berikan contoh penyanggah. (a) Suhu ketika air mendidih tidak bergantung pada tekanan. 896 views • 2 slides](https://www.slideserve.com/brendy/kumpulan-soal-7-hukum-hukum-termodinamika "Kumpulan Soal 7. Hukum-hukum Termodinamika") [![HUKUM II TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) HUKUM II TERMODINAMIKA HUKUM II TERMODINAMIKA. Arah Proses Termodinamik. 1.87k views • 42 slides](https://www.slideserve.com/tanner/hukum-ii-termodinamika "HUKUM II TERMODINAMIKA") [![termodinamika](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) termodinamika termodinamika. Kompetensi Dasar:. Menganalisis dan menerapkan hukum termodinamika. Indikator :. Setelah mempelajari bab ini, siswa diharapkan mampu : Menganalisis keadaan gas karena perubahan suhu, tekanan, dan volume. Menggambarkan perubahan keadaan gas dalam diagram P-V. 5.15k views • 77 slides](https://www.slideserve.com/gaurav/termodinamika "termodinamika") [![HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA. NANIK DWI NURHAYATI,S.SI, M.SI. nanikdn.staff.uns.ac.id nanikdn.staff.fkip.uns.ac.id nanikdn@uns.ac.id 081556431053 / (0271) 821585. HUKUM III TERMODINAMIKA. 2. “ Entropi kristal murni pada suhu nol absolut adalah nol” Pada suhu nol absolut (T = 0K) 2.63k views • 18 slides](https://www.slideserve.com/allegra-whitaker/hukum-kedua-termodinamika "HUKUM KEDUA TERMODINAMIKA") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. Drs. I Gusti Agung Gede Bawa, M.Si JURUSAN KIMIA FMIPA UNIVERSITAS UDAYANA. TERMODINAMIKA. Termodinamika :. ilmu yang mempelajari perubahan-perubahan energi yang menyertai suatu proses, baik proses fisika maupun proses kimia. 1.7k views • 66 slides](https://www.slideserve.com/xena-hernandez/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![MENERAPKAN HUKUM TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) MENERAPKAN HUKUM TERMODINAMIKA MENERAPKAN HUKUM TERMODINAMIKA. MENGUASAI HUKUM TERMODINAMIKA. Indikator:. Konsep gas ideal diidentifikasi sifat-sifatnya . Hukum Boyle-Gay Lussac tentang gas ideal dianalisis dan dirumuskan persamaan matematisnya . 1.59k views • 29 slides](https://www.slideserve.com/kamal-monroe/menerapkan-hukum-termodinamika "MENERAPKAN HUKUM TERMODINAMIKA") [![TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMODINAMIKA TERMODINAMIKA. 1/9. NK.11.04. SISTEM DAN LINGKUNGAN. Sistem adalah sekumpulan benda yang menjadi perhatian Lingkungan adalah segala sesuatu di luar sistem Keadaan suatu sistem dapat diketahui dari variabel termodinamika P , V , T. Cutnell, J.D. \& Johnson, K.W. (2001), Physics. 2/9. C. 2.17k views • 15 slides](https://www.slideserve.com/phyllis-petty/termodinamika "TERMODINAMIKA") [![TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA](https://www.slideserve.com/img/preload-bg.svg) TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA. 14.1 Panas ( Heat ) Panas, sering disebut kalor, disimbolkan dgn Q, adalah energi yang dipindahkan antara sistem dan lingkungannya yang disebabkan adanya perbedaan temperatur. Lingkungan T E T S \> T E. Lingkungan T E T S \< T E. Lingkungan 825 views • 48 slides](https://www.slideserve.com/tasha-adams/termal-dan-hukum-i-termodinamika "TERMAL DAN HUKUM I TERMODINAMIKA") Loading... More Related *** - [English](https://www.slideserve.com/ "#ChangeMarketing Services - English") - [Français](https://fr.slideserve.com/ "#ChangeMarketing Services - Français") - [About](https://www.slideserve.com/about "About") - [Privacy](https://www.slideserve.com/privacy "Privacy") - [DMCA](https://www.slideserve.com/dmca "Dmca") - [Blog](https://blog.slideserve.com/ "Blog") - [Contact](https://www.slideserve.com/contact "Contact") © 2025 SlideServe. All rights reserved
Readable Markdownnull
Shard160 (laksa)
Root Hash5202662629230876560
Unparsed URLcom,slideserve!www,/jubal/hukum-kedua-termodinamika s443