ℹ️ Skipped - page is already crawled
| Filter | Status | Condition | Details |
|---|---|---|---|
| HTTP status | PASS | download_http_code = 200 | HTTP 200 |
| Age cutoff | PASS | download_stamp > now() - 6 MONTH | 0.1 months ago |
| History drop | PASS | isNull(history_drop_reason) | No drop reason |
| Spam/ban | PASS | fh_dont_index != 1 AND ml_spam_score = 0 | ml_spam_score=0 |
| Canonical | PASS | meta_canonical IS NULL OR = '' OR = src_unparsed | Not set |
| Property | Value |
|---|---|
| URL | https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyebab-sakit-perut-melilit |
| Last Crawled | 2026-04-16 09:36:57 (2 days ago) |
| First Indexed | 2025-04-15 01:46:42 (1 year ago) |
| HTTP Status Code | 200 |
| Meta Title | 9 Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul & Cara Mengatasinya |
| Meta Description | Penyebab sakit perut melilit: 1. Kembung, 2. Norovirus, 3. GERD, 4. Tukak lambung, 5. Gangguan saluran cerna, 6. Kram perut, 7. Cedera otot perut |
| Meta Canonical | null |
| Boilerpipe Text | Apakah Sahabat MIKA pernah mengalami sakit perut melilit yang sangat menyiksa, lalu hilang dalam beberapa waktu dan kembali sakit setelahnya?
Jika iya, berarti Sahabat MIKA harus waspada dan tidak bisa menganggap remeh gejala tersebut.
Biasanya, sakit perut yang seperti ini terjadi pada perut bagian tengah atau samping bawah. Rasanya tidak hanya sakit, tetapi juga seperti tertusuk.
Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tingkat keparahan sakit perut ini pun beragam, mulai dari ringan hingga parah.
Untuk mengatasi masalah ini, Sahabat MIKA perlu mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Lalu, apa saja penyebab sakit perut melilit yang hilang timbul?
Yuk, simak paparan lengkap berikut!
Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul dan Solusinya
Sakit perut yang hilang timbul biasanya menandakan adanya gangguan pada saluran cerna atau luka pada organ dalam perut. Berikut adalah beberapa faktor penyebab dan penjelasan lengkapnya.
1. Kembung
Salah satu penyebab paling umum dari kondisi ini adalah perut yang kembung. Kembung bisa dipicu dari banyak faktor, tetapi yang paling umum adalah karena kesalahan pola makan dan aerofagia (menelan udara terlalu berlebihan).
Cara mengatasi:
MenurutÂ
Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal
, setiap jenis kembung harus diatasi dengan cara berbeda tergantung pada sumber penyebabnya. Berikut adalah beberapa metode yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi kembung:
Mengatur pola makan
Diet
Olahraga
Melatih postur agar duduk dan berdiri dengan baik
Minum probiotik
Minum antibiotik
Minum antidepresan trisiklik
Minum obat osmotik laksatif
Minum obat pengendur otot
2. Infeksi Norovirus
Infeksi norovirus juga bisa menyebabkan sakit perut yang cukup menyiksa. Biasanya, rasa sakit datang setelah 24-48 jam inkubasi.
Selain sakit perut, menurutÂ
jurnal Viruses
, Anda juga bisa merasakan diare, mual, dan muntah-muntah. Anda akan merasakan sakit ini selama satu hingga empat hari.
Hal yang membuat penyakit ini bisa datang kembali adalah jika sering makan makanan dan minum minuman yang tidak bersih. Kebiasaan menggigit jari setelah kontak dengan objek yang terkontaminasi juga bisa memicu infeksi virus ini.
Cara mengatasi:
Agar gejala sakit perut tidak sering kambuh, biasakanlah makan makanan yang bersih, minum air bersih, dan mencuci tangan, ya!
3. GERD
GERD atauÂ
gastroesophageal reflux disease
adalah gangguan pada perut yang disebabkan isi pada lambung naik hingga kerongkongan, termasuk asam. Gangguan ini dapat mengiritasi kerongkongan yang menghubungkan mulut dan saluran pencernaan.
GERD bisa kambuh karena pola makan yang tidak sehat, termasuk jadwal makan tidak teratur, merokok, sering makan makanan pemicu asam lambung, minum kopi, dan minum jenis obat tertentu, seperti aspirin.
Cara mengatasi:
Umumnya, untuk mengatasi masalah ini, dokter akan merekomendasikan sejumlah obat pereda asam lambung, semisal lansoprazole, omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, rabeprazole, dexlansoprazole, dan lain-lain.
Sebelum minum obat tersebut, konsultasi dengan dokter terlebih dulu, ya!
Baca Juga:
Penyebab Rasa Sakit Perut di Atas Kemaluan dan Cara Mengatasinya
4. Tukak Lambung
Tukak lambung
adalah luka pada lapisan perut atau duodenum. Gejalanya sangat mirip dengan penyakit maag, di antaranya adalah rasa sakit perut, merasa terlalu kenyang, mual dan muntah, kembung, serta bersendawa.
MelansirÂ
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease
, rasa nyeri bisa datang dan pergi seiring waktu.
Salah satu penyebab yang membuat penyakit ini bisa datang dan pergi begitu saja adalah kebiasaan makan terlambat. Ketika pola makan tidak teratur, lambung akan terasa sakit, lalu menghilang begitu kita makan.
Bahayanya penyakit ini adalah, pada beberapa orang, gejala kerap tidak terlihat di awal. Namun, ketika sudah menjadi komplikasi, barulah terasa sakitnya.
Cara mengatasi dan mencegah:
Makan tepat waktu
Berhenti merokok
Endoskopi
Minum obat tukak lambung yang direkomendasikan dokter
5. Gangguan Saluran Pencernaan
Rasa nyeri yang menusuk pada perut juga bisa disebabkan gangguan saluran pencernaan. Dalam banyak kasus, rasa nyeri tersebut muncul setelah makan atau saat sistem pencernaan bekerja.
Jika hal ini terjadi, kemungkinan pemicunya adalah beberapa gangguan berikut:
Irritable bowel syndromeÂ
(IBS) atau gangguan fungsional pada saluran pencernaan
Irritable bowel disease
(IBD) atau peradangan pada saluran pencernaan
Sensitif terhadap makanan tertentu
Celiac
Cara mengatasi:
Untuk mengatasi gangguan ini, Anda bisa mengonsumsi obat nyeri yang direkomendasikan dokter, menggunakan bantal pemanas pada perut agar lebih nyaman, dan istirahat.
Jika gangguan tidak kunjung sembuh, Sahabat MIKA sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
6. Kram Perut karena Menstruasi
Saat menstruasi, Anda bisa merasakan kram perut yang seperti menusuk perut. Bahkan, beberapa orang juga kerap merasakan diare dan mual.
Kram ini juga bisa muncul pada saat menstruasi atau sebelum menstruasi dimulai. Selain itu, gejalanya bisa tiba-tiba mereda dan memburuk lagi seiring waktu selama menstruasi.
Gangguan ini sebenarnya tidak berbahaya tetapi dapat menghambat aktivitas Anda.
Cara mengatasi:
Minum obat pereda nyeri
Melakukan peregangan secara perlahan.
Letakkan bantal pemanas di atas perut sambil beristirahat untuk meredakan nyerinya.
7. Cedera Otot Perut
Rutin berolahraga untuk melatih otot perut adalah kebiasaan yang baik. Namun, jika terlalu sering, otot akan mengalami trauma dan cedera.
Cedera ini akan membuat Anda mengalami sakit perut yang kerap datang dan pergi.Â
Cara mengatasi:
Istirahat di rumah
Gunakan kompres dingin di atas perut.
8. Radang Usus Buntu (Apendisitis)
Radang usus buntu
atau disebut sebagai apendisitis adalah gangguan pencernaan berupa peradangan padaÂ
appendixÂ
(usus buntu). Usus buntu sebenarnya tidak memiliki fungsi, tetapi ketika terdapat sumbatan di dalamnya, dapat memicu komplikasi jika tidak segera ditangani dengan tepat.Â
Tanpa pengobatan, usus buntu yang sudah meradang, bisa pecah dan mengakibatkan bakteri, feses atau tinja, dapat tumpah ke rongga perut.
Secara umum, radang usus buntu ditandai dengan rasa nyeri di sekitar pusar yang terkadang berpindah ke perut bagian bawah. Pada fase awal, gejala sakit di perut akan datang dan pergi dalam beberapa jam.
Cara mengatasi:
Mengonsumsi antibiotik sesuai rekomendasi dokter jika peradangan belum parah
Operasi pengangkatan usus buntu jika usus buntu berpotensi pecah
Baca Juga:
Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah, Gejala, hingga Cara Mengobatinya
9. Iskemia Mesenterika (Gangguan Aliran Darah ke Usus)
Iskemia mesenterika adalah kondisi ketika aliran darah ke usus berkurang atau tersumbat. Jika usus tidak mendapat aliran darah yang cukup, Anda akan merasakan sakit melilit pada perut.
Penyebab dari gangguan ini bisa berasal dari plak yang menumpuk di dinding pembuluh darah mesenterika atau dari gumpalan darah yang terbentuk di jantung kemudian pecah, sehingga menyumbat pembuluh darah mesenterika.
Cara mengatasi:
Prosedur angioplasti
Operasi pengangkatan plak atau gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah (endarterektomi transaorta)
Operasi
bypass
Operasi pengangkatan usus kecil atau besar yang mulai mati (reseksi)
Mengonsumsi obat yang direkomendasikan dokter
Kapan Harus ke Dokter?
Dalam beberapa situasi, sakit perut memang tidak membutuhkan penanganan medis lebih lanjut karena dapat mereda seiring waktu. Namun, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit perut terasa sangat parah dan memburuk seiring waktu.
Pasalnya, sakit yang terasa semakin memburuk seiring waktu dapat menjadi pertanda bahwa Anda mengalami gangguan kesehatan serius.
Untuk pemeriksaan gangguan kesehatan pada area perut yang lebih komprehensif, Sahabat MIKA bisa berkonsultasi denganÂ
dokter spesialis penyakit dalam Mitra Keluarga Kalideres
, dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD.
Supaya sesi konsultasi lebih nyaman dan praktis, buat Janji Temu dengan dokter secaraÂ
online
melaluiÂ
website
atau MIKA Aplikasi Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan Apps Store!
Dengan buat Janji Temu, Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan pantau antrean secaraÂ
real time
!
Yuk,Â
buat Janji Temu
dengan dokter pilihan Sahabat MIKA!
Mitra Keluarga
life.love.laughter
Sumber
:Â
Brian E. Lacy, PhD, MD, Scott L. Gabbard, MD, dan Michael D. Crowell, PhD, AGAF. (2011). Pathophysiology, Evaluation, and Treatment of Bloating. Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal,7(11): 729–739
Yalda Lucero, David O. Matson, Shai Ashkenazi, Sergio George, dan Miguel O’Ryan. (2021). Norovirus: Facts and Reflections from Past, Present, and Future, 13(12): 2399
Mayo Clinic. 2024. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada Juni 2022. Treatment for Peptic Ulcers (Stomach or Duodenal Ulcers)
Medical News Today. 2023. What causes sharp stomach pain that comes and goes?
John Hopkins Medicine. 2025. Mesenteric Ischemia
Artikel telah ditinjau oleh:Â
dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD |
| Markdown | [](https://www.mitrakeluarga.com/)

Gawat DaruratIGD
[Beranda](https://www.mitrakeluarga.com/)[Tentang Kami](https://www.mitrakeluarga.com/tentang-kami)[Cabang](https://www.mitrakeluarga.com/cabang)[Spesialisasi](https://www.mitrakeluarga.com/spesialisasi)[Fasilitas Layanan](https://www.mitrakeluarga.com/fasilitas-layanan)
[Beranda](https://www.mitrakeluarga.com/)[Tentang Kami](https://www.mitrakeluarga.com/tentang-kami)[Cabang](https://www.mitrakeluarga.com/cabang)[Spesialisasi](https://www.mitrakeluarga.com/spesialisasi)[Fasilitas Layanan](https://www.mitrakeluarga.com/fasilitas-layanan)

Login / DaftarLogin
- [Beranda](https://www.mitrakeluarga.com/)\>
- [Artikel](https://www.mitrakeluarga.com/artikel)\>
- 9 Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul dan Cara Mengatasinya
# 9 Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul dan Cara Mengatasinya
Mitra Keluarga\-17 March 2025•12057 Reads
Bagikan[](https://www.facebook.com/sharer/sharer.php?u=https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyebab-sakit-perut-melilit&display=popup&ref=plugin&src=share_button "Share ke Facebook")[](https://twitter.com/intent/tweet?text=9%20Penyebab%20Sakit%20Perut%20Melilit%20Hilang%20Timbul%20dan%20Cara%20Mengatasinya%20%20-%20https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyebab-sakit-perut-melilit "Share ke Twitter")[](https://api.whatsapp.com/send?text=https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyebab-sakit-perut-melilit "Share ke Whatsapp")

URL Tersalin\!



Artikel Kesehatan
Apakah Sahabat MIKA pernah mengalami sakit perut melilit yang sangat menyiksa, lalu hilang dalam beberapa waktu dan kembali sakit setelahnya?
Jika iya, berarti Sahabat MIKA harus waspada dan tidak bisa menganggap remeh gejala tersebut.
Biasanya, sakit perut yang seperti ini terjadi pada perut bagian tengah atau samping bawah. Rasanya tidak hanya sakit, tetapi juga seperti tertusuk.
Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tingkat keparahan sakit perut ini pun beragam, mulai dari ringan hingga parah.
Untuk mengatasi masalah ini, Sahabat MIKA perlu mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Lalu, apa saja penyebab sakit perut melilit yang hilang timbul?
Yuk, simak paparan lengkap berikut\!
## Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul dan Solusinya
Sakit perut yang hilang timbul biasanya menandakan adanya gangguan pada saluran cerna atau luka pada organ dalam perut. Berikut adalah beberapa faktor penyebab dan penjelasan lengkapnya.
### 1\. Kembung
Salah satu penyebab paling umum dari kondisi ini adalah perut yang kembung. Kembung bisa dipicu dari banyak faktor, tetapi yang paling umum adalah karena kesalahan pola makan dan aerofagia (menelan udara terlalu berlebihan).
**Cara mengatasi:**
Menurut [Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal](https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3264926/), setiap jenis kembung harus diatasi dengan cara berbeda tergantung pada sumber penyebabnya. Berikut adalah beberapa metode yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi kembung:
- Mengatur pola makan
- Diet
- Olahraga
- Melatih postur agar duduk dan berdiri dengan baik
- Minum probiotik
- Minum antibiotik
- Minum antidepresan trisiklik
- Minum obat osmotik laksatif
- Minum obat pengendur otot
### 2\. Infeksi Norovirus
Infeksi norovirus juga bisa menyebabkan sakit perut yang cukup menyiksa. Biasanya, rasa sakit datang setelah 24-48 jam inkubasi.
Selain sakit perut, menurut [jurnal Viruses](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8707792/), Anda juga bisa merasakan diare, mual, dan muntah-muntah. Anda akan merasakan sakit ini selama satu hingga empat hari.
Hal yang membuat penyakit ini bisa datang kembali adalah jika sering makan makanan dan minum minuman yang tidak bersih. Kebiasaan menggigit jari setelah kontak dengan objek yang terkontaminasi juga bisa memicu infeksi virus ini.
**Cara mengatasi:**
Agar gejala sakit perut tidak sering kambuh, biasakanlah makan makanan yang bersih, minum air bersih, dan mencuci tangan, ya\!
### 3\. GERD
GERD atau [*gastroesophageal reflux disease*](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyakit-gerd) adalah gangguan pada perut yang disebabkan isi pada lambung naik hingga kerongkongan, termasuk asam. Gangguan ini dapat mengiritasi kerongkongan yang menghubungkan mulut dan saluran pencernaan.
GERD bisa kambuh karena pola makan yang tidak sehat, termasuk jadwal makan tidak teratur, merokok, sering makan makanan pemicu asam lambung, minum kopi, dan minum jenis obat tertentu, seperti aspirin.
**Cara mengatasi:**
Umumnya, untuk mengatasi masalah ini, dokter akan merekomendasikan sejumlah obat pereda asam lambung, semisal lansoprazole, omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, rabeprazole, dexlansoprazole, dan lain-lain.
Sebelum minum obat tersebut, konsultasi dengan dokter terlebih dulu, ya\!
**Baca Juga:** [**Penyebab Rasa Sakit Perut di Atas Kemaluan dan Cara Mengatasinya**](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/sakit-perut-di-atas-kemaluan)
### 4\. Tukak Lambung
[Tukak lambung](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/tukak-lambung) adalah luka pada lapisan perut atau duodenum. Gejalanya sangat mirip dengan penyakit maag, di antaranya adalah rasa sakit perut, merasa terlalu kenyang, mual dan muntah, kembung, serta bersendawa.
Melansir [National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease](https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/peptic-ulcers-stomach-ulcers/symptoms-causes#:~:text=a%20peptic%20ulcer.-,Abdominal%20pain%20is%20the%20most%20common%20symptom%20of%20a%20peptic,may%20make%20the%20pain%20worse), rasa nyeri bisa datang dan pergi seiring waktu.
Salah satu penyebab yang membuat penyakit ini bisa datang dan pergi begitu saja adalah kebiasaan makan terlambat. Ketika pola makan tidak teratur, lambung akan terasa sakit, lalu menghilang begitu kita makan.
Bahayanya penyakit ini adalah, pada beberapa orang, gejala kerap tidak terlihat di awal. Namun, ketika sudah menjadi komplikasi, barulah terasa sakitnya.
**Cara mengatasi dan mencegah:**
- Makan tepat waktu
- Berhenti merokok
- Endoskopi
- Minum obat tukak lambung yang direkomendasikan dokter
### 5\. Gangguan Saluran Pencernaan
Rasa nyeri yang menusuk pada perut juga bisa disebabkan gangguan saluran pencernaan. Dalam banyak kasus, rasa nyeri tersebut muncul setelah makan atau saat sistem pencernaan bekerja.
Jika hal ini terjadi, kemungkinan pemicunya adalah beberapa gangguan berikut:
- *Irritable bowel syndrome* (IBS) atau gangguan fungsional pada saluran pencernaan
- *Irritable bowel disease* (IBD) atau peradangan pada saluran pencernaan
- Sensitif terhadap makanan tertentu
- Celiac
**Cara mengatasi:**
Untuk mengatasi gangguan ini, Anda bisa mengonsumsi obat nyeri yang direkomendasikan dokter, menggunakan bantal pemanas pada perut agar lebih nyaman, dan istirahat.
Jika gangguan tidak kunjung sembuh, Sahabat MIKA sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
### 6\. Kram Perut karena Menstruasi
Saat menstruasi, Anda bisa merasakan kram perut yang seperti menusuk perut. Bahkan, beberapa orang juga kerap merasakan diare dan mual.
Kram ini juga bisa muncul pada saat menstruasi atau sebelum menstruasi dimulai. Selain itu, gejalanya bisa tiba-tiba mereda dan memburuk lagi seiring waktu selama menstruasi.
Gangguan ini sebenarnya tidak berbahaya tetapi dapat menghambat aktivitas Anda.
**Cara mengatasi:**
- Minum obat pereda nyeri
- Melakukan peregangan secara perlahan.
- Letakkan bantal pemanas di atas perut sambil beristirahat untuk meredakan nyerinya.
### 7\. Cedera Otot Perut
Rutin berolahraga untuk melatih otot perut adalah kebiasaan yang baik. Namun, jika terlalu sering, otot akan mengalami trauma dan cedera.
Cedera ini akan membuat Anda mengalami sakit perut yang kerap datang dan pergi.
**Cara mengatasi:**
- Istirahat di rumah
- Gunakan kompres dingin di atas perut.
### 8\. Radang Usus Buntu (Apendisitis)
[Radang usus buntu](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/radang-usus-buntu) atau disebut sebagai apendisitis adalah gangguan pencernaan berupa peradangan pada *appendix* (usus buntu). Usus buntu sebenarnya tidak memiliki fungsi, tetapi ketika terdapat sumbatan di dalamnya, dapat memicu komplikasi jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Tanpa pengobatan, usus buntu yang sudah meradang, bisa pecah dan mengakibatkan bakteri, feses atau tinja, dapat tumpah ke rongga perut.
Secara umum, radang usus buntu ditandai dengan rasa nyeri di sekitar pusar yang terkadang berpindah ke perut bagian bawah. Pada fase awal, gejala sakit di perut akan datang dan pergi dalam beberapa jam.
**Cara mengatasi:**
- Mengonsumsi antibiotik sesuai rekomendasi dokter jika peradangan belum parah
- Operasi pengangkatan usus buntu jika usus buntu berpotensi pecah
**Baca Juga:** [**Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah, Gejala, hingga Cara Mengobatinya**](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/sakit-perut-bagian-bawah)
### 9\. Iskemia Mesenterika (Gangguan Aliran Darah ke Usus)
Iskemia mesenterika adalah kondisi ketika aliran darah ke usus berkurang atau tersumbat. Jika usus tidak mendapat aliran darah yang cukup, Anda akan merasakan sakit melilit pada perut.
Penyebab dari gangguan ini bisa berasal dari plak yang menumpuk di dinding pembuluh darah mesenterika atau dari gumpalan darah yang terbentuk di jantung kemudian pecah, sehingga menyumbat pembuluh darah mesenterika.
**Cara mengatasi:**
- Prosedur angioplasti
- Operasi pengangkatan plak atau gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah (endarterektomi transaorta)
- Operasi *bypass*
- Operasi pengangkatan usus kecil atau besar yang mulai mati (reseksi)
- Mengonsumsi obat yang direkomendasikan dokter
## Kapan Harus ke Dokter?
Dalam beberapa situasi, sakit perut memang tidak membutuhkan penanganan medis lebih lanjut karena dapat mereda seiring waktu. Namun, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit perut terasa sangat parah dan memburuk seiring waktu.
Pasalnya, sakit yang terasa semakin memburuk seiring waktu dapat menjadi pertanda bahwa Anda mengalami gangguan kesehatan serius.
Untuk pemeriksaan gangguan kesehatan pada area perut yang lebih komprehensif, Sahabat MIKA bisa berkonsultasi dengan [dokter spesialis penyakit dalam Mitra Keluarga Kalideres](https://www.mitrakeluarga.com/spesialisasi/penyakit-dalam-272do5?clinic=Mitra-Keluarga-Kalideres_27), dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD.
Supaya sesi konsultasi lebih nyaman dan praktis, buat Janji Temu dengan dokter secara *online* melalui *website* atau MIKA Aplikasi Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan Apps Store\!
Dengan buat Janji Temu, Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan pantau antrean secara *real time*\!
Yuk, [**buat Janji Temu**](https://www.mitrakeluarga.com/janji-temu) dengan dokter pilihan Sahabat MIKA\!
**Mitra Keluarga**
**life.love.laughter**
Klik di Sini untuk Buat Janji Temu
**Sumber**:
- [*Brian E. Lacy, PhD, MD, Scott L. Gabbard, MD, dan Michael D. Crowell, PhD, AGAF. (2011). Pathophysiology, Evaluation, and Treatment of Bloating. Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal,7(11): 729–739*](https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3264926/)
- [*Yalda Lucero, David O. Matson, Shai Ashkenazi, Sergio George, dan Miguel O’Ryan. (2021). Norovirus: Facts and Reflections from Past, Present, and Future, 13(12): 2399*](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8707792/)
- [*Mayo Clinic. 2024. Gastroesophageal reflux disease (GERD)*](https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959)
- [*National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada Juni 2022. Treatment for Peptic Ulcers (Stomach or Duodenal Ulcers)*](https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/peptic-ulcers-stomach-ulcers/symptoms-causes#:~:text=a%20peptic%20ulcer.-,Abdominal%20pain%20is%20the%20most%20common%20symptom%20of%20a%20peptic,may%20make%20the%20pain%20worse)
- [*Medical News Today. 2023. What causes sharp stomach pain that comes and goes?*](https://www.medicalnewstoday.com/articles/325078#causes)
- [*John Hopkins Medicine. 2025. Mesenteric Ischemia*](https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/mesenteric-ischemia)
*Artikel telah ditinjau oleh: **dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD***
Artikel Menarik Lainnya
[Mengenal Endometriosis yang Bikin Sulit Hamil dan Pengobatannya](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/endometriosis-gejala-pengobatan)
[Rekomendasi Olahraga Kardio yang Simpel dan Efektif Menurut Dokter Spesialis Jantung](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/olahraga-kardio)
[Leukemia (Kanker Darah): Gejala Awal yang Sering Diabaikan & Cara Mengobatinya](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/leukemia)
Promo Untuk Sahabat MIKA
[Promo Tes SPOTMAS Deteksi 10 Jenis Kanker, Rp2,4 Juta saja\!](https://www.mitrakeluarga.com/promo/semua-cabang/promo-tes-spotmas-mitra-keluarga)
[Promo MEMIKAT Hari Kanker Tulang Sedunia, Mulai dari Rp1,9 Juta MRI Lutut dan Tulang Belakang](https://www.mitrakeluarga.com/promo/semua-cabang/promo-memikat-hari-kanker-tulang-sedunia)
[](https://www.mitrakeluarga.com/)
QUICK MENU[Tentang Kami](https://www.mitrakeluarga.com/tentang-kami)[Investor](https://investor.mitrakeluarga.com/)
Download Mitra Keluarga App
[](https://play.google.com/store/apps/details?id=com.mika.app)[](https://apps.apple.com/id/app/mika-mitra-keluarga/id1662314710)
CORPORATE[Buat Janji Temu](https://www.mitrakeluarga.com/janji-temu)[Cari Dokter](https://www.mitrakeluarga.com/spesialisasi)[Cari Lokasi](https://www.mitrakeluarga.com/cabang)[Karir](https://karier.mitrakeluarga.com/)
HUBUNGI KAMI
[Instagram](https://www.instagram.com/mitrakeluarga/)[TikTok](https://www.tiktok.com/@mitrakeluargaofficial)[Youtube](https://www.youtube.com/channel/UC0kcFbtKTaC3JYnvPR5LI8w)[Linkedin](https://www.linkedin.com/company/mitra-keluarga)[Facebook](https://www.facebook.com/MitraKeluargaKaryaSehat/)[Email](mailto:web@mitrakeluarga.com)[Podcast](https://open.spotify.com/show/4R0Nx2cXK5PIESlvb7HmlJ?si=Jdv77IrPQ6ug-gs0tahuDw&nd=1)
[Kebijakan Privasi](https://www.mitrakeluarga.com/kebijakan-privasi)
Copyright © 2026 Rumah Sakit Mitra Keluarga
[Cari Dokter & Buat Janji Temu](https://www.mitrakeluarga.com/janji-temu "Cari Dokter & Buat Janji Temu")

Live Chat |
| Readable Markdown | Apakah Sahabat MIKA pernah mengalami sakit perut melilit yang sangat menyiksa, lalu hilang dalam beberapa waktu dan kembali sakit setelahnya?
Jika iya, berarti Sahabat MIKA harus waspada dan tidak bisa menganggap remeh gejala tersebut.
Biasanya, sakit perut yang seperti ini terjadi pada perut bagian tengah atau samping bawah. Rasanya tidak hanya sakit, tetapi juga seperti tertusuk.
Hal ini bisa disebabkan oleh banyak faktor. Tingkat keparahan sakit perut ini pun beragam, mulai dari ringan hingga parah.
Untuk mengatasi masalah ini, Sahabat MIKA perlu mengetahui penyebabnya terlebih dulu. Lalu, apa saja penyebab sakit perut melilit yang hilang timbul?
Yuk, simak paparan lengkap berikut\!
## Penyebab Sakit Perut Melilit Hilang Timbul dan Solusinya
Sakit perut yang hilang timbul biasanya menandakan adanya gangguan pada saluran cerna atau luka pada organ dalam perut. Berikut adalah beberapa faktor penyebab dan penjelasan lengkapnya.
### 1\. Kembung
Salah satu penyebab paling umum dari kondisi ini adalah perut yang kembung. Kembung bisa dipicu dari banyak faktor, tetapi yang paling umum adalah karena kesalahan pola makan dan aerofagia (menelan udara terlalu berlebihan).
**Cara mengatasi:**
Menurut [Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal](https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3264926/), setiap jenis kembung harus diatasi dengan cara berbeda tergantung pada sumber penyebabnya. Berikut adalah beberapa metode yang direkomendasikan dokter untuk mengatasi kembung:
- Mengatur pola makan
- Diet
- Olahraga
- Melatih postur agar duduk dan berdiri dengan baik
- Minum probiotik
- Minum antibiotik
- Minum antidepresan trisiklik
- Minum obat osmotik laksatif
- Minum obat pengendur otot
### 2\. Infeksi Norovirus
Infeksi norovirus juga bisa menyebabkan sakit perut yang cukup menyiksa. Biasanya, rasa sakit datang setelah 24-48 jam inkubasi.
Selain sakit perut, menurut [jurnal Viruses](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8707792/), Anda juga bisa merasakan diare, mual, dan muntah-muntah. Anda akan merasakan sakit ini selama satu hingga empat hari.
Hal yang membuat penyakit ini bisa datang kembali adalah jika sering makan makanan dan minum minuman yang tidak bersih. Kebiasaan menggigit jari setelah kontak dengan objek yang terkontaminasi juga bisa memicu infeksi virus ini.
**Cara mengatasi:**
Agar gejala sakit perut tidak sering kambuh, biasakanlah makan makanan yang bersih, minum air bersih, dan mencuci tangan, ya\!
### 3\. GERD
GERD atau [*gastroesophageal reflux disease*](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/penyakit-gerd) adalah gangguan pada perut yang disebabkan isi pada lambung naik hingga kerongkongan, termasuk asam. Gangguan ini dapat mengiritasi kerongkongan yang menghubungkan mulut dan saluran pencernaan.
GERD bisa kambuh karena pola makan yang tidak sehat, termasuk jadwal makan tidak teratur, merokok, sering makan makanan pemicu asam lambung, minum kopi, dan minum jenis obat tertentu, seperti aspirin.
**Cara mengatasi:**
Umumnya, untuk mengatasi masalah ini, dokter akan merekomendasikan sejumlah obat pereda asam lambung, semisal lansoprazole, omeprazole, esomeprazole, pantoprazole, rabeprazole, dexlansoprazole, dan lain-lain.
Sebelum minum obat tersebut, konsultasi dengan dokter terlebih dulu, ya\!
**Baca Juga:** [**Penyebab Rasa Sakit Perut di Atas Kemaluan dan Cara Mengatasinya**](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/sakit-perut-di-atas-kemaluan)
### 4\. Tukak Lambung
[Tukak lambung](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/tukak-lambung) adalah luka pada lapisan perut atau duodenum. Gejalanya sangat mirip dengan penyakit maag, di antaranya adalah rasa sakit perut, merasa terlalu kenyang, mual dan muntah, kembung, serta bersendawa.
Melansir [National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease](https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/peptic-ulcers-stomach-ulcers/symptoms-causes#:~:text=a%20peptic%20ulcer.-,Abdominal%20pain%20is%20the%20most%20common%20symptom%20of%20a%20peptic,may%20make%20the%20pain%20worse), rasa nyeri bisa datang dan pergi seiring waktu.
Salah satu penyebab yang membuat penyakit ini bisa datang dan pergi begitu saja adalah kebiasaan makan terlambat. Ketika pola makan tidak teratur, lambung akan terasa sakit, lalu menghilang begitu kita makan.
Bahayanya penyakit ini adalah, pada beberapa orang, gejala kerap tidak terlihat di awal. Namun, ketika sudah menjadi komplikasi, barulah terasa sakitnya.
**Cara mengatasi dan mencegah:**
- Makan tepat waktu
- Berhenti merokok
- Endoskopi
- Minum obat tukak lambung yang direkomendasikan dokter
### 5\. Gangguan Saluran Pencernaan
Rasa nyeri yang menusuk pada perut juga bisa disebabkan gangguan saluran pencernaan. Dalam banyak kasus, rasa nyeri tersebut muncul setelah makan atau saat sistem pencernaan bekerja.
Jika hal ini terjadi, kemungkinan pemicunya adalah beberapa gangguan berikut:
- *Irritable bowel syndrome* (IBS) atau gangguan fungsional pada saluran pencernaan
- *Irritable bowel disease* (IBD) atau peradangan pada saluran pencernaan
- Sensitif terhadap makanan tertentu
- Celiac
**Cara mengatasi:**
Untuk mengatasi gangguan ini, Anda bisa mengonsumsi obat nyeri yang direkomendasikan dokter, menggunakan bantal pemanas pada perut agar lebih nyaman, dan istirahat.
Jika gangguan tidak kunjung sembuh, Sahabat MIKA sebaiknya segera konsultasi ke dokter.
### 6\. Kram Perut karena Menstruasi
Saat menstruasi, Anda bisa merasakan kram perut yang seperti menusuk perut. Bahkan, beberapa orang juga kerap merasakan diare dan mual.
Kram ini juga bisa muncul pada saat menstruasi atau sebelum menstruasi dimulai. Selain itu, gejalanya bisa tiba-tiba mereda dan memburuk lagi seiring waktu selama menstruasi.
Gangguan ini sebenarnya tidak berbahaya tetapi dapat menghambat aktivitas Anda.
**Cara mengatasi:**
- Minum obat pereda nyeri
- Melakukan peregangan secara perlahan.
- Letakkan bantal pemanas di atas perut sambil beristirahat untuk meredakan nyerinya.
### 7\. Cedera Otot Perut
Rutin berolahraga untuk melatih otot perut adalah kebiasaan yang baik. Namun, jika terlalu sering, otot akan mengalami trauma dan cedera.
Cedera ini akan membuat Anda mengalami sakit perut yang kerap datang dan pergi.
**Cara mengatasi:**
- Istirahat di rumah
- Gunakan kompres dingin di atas perut.
### 8\. Radang Usus Buntu (Apendisitis)
[Radang usus buntu](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/radang-usus-buntu) atau disebut sebagai apendisitis adalah gangguan pencernaan berupa peradangan pada *appendix* (usus buntu). Usus buntu sebenarnya tidak memiliki fungsi, tetapi ketika terdapat sumbatan di dalamnya, dapat memicu komplikasi jika tidak segera ditangani dengan tepat.
Tanpa pengobatan, usus buntu yang sudah meradang, bisa pecah dan mengakibatkan bakteri, feses atau tinja, dapat tumpah ke rongga perut.
Secara umum, radang usus buntu ditandai dengan rasa nyeri di sekitar pusar yang terkadang berpindah ke perut bagian bawah. Pada fase awal, gejala sakit di perut akan datang dan pergi dalam beberapa jam.
**Cara mengatasi:**
- Mengonsumsi antibiotik sesuai rekomendasi dokter jika peradangan belum parah
- Operasi pengangkatan usus buntu jika usus buntu berpotensi pecah
**Baca Juga:** [**Penyebab Sakit Perut Bagian Bawah, Gejala, hingga Cara Mengobatinya**](https://www.mitrakeluarga.com/artikel/sakit-perut-bagian-bawah)
### 9\. Iskemia Mesenterika (Gangguan Aliran Darah ke Usus)
Iskemia mesenterika adalah kondisi ketika aliran darah ke usus berkurang atau tersumbat. Jika usus tidak mendapat aliran darah yang cukup, Anda akan merasakan sakit melilit pada perut.
Penyebab dari gangguan ini bisa berasal dari plak yang menumpuk di dinding pembuluh darah mesenterika atau dari gumpalan darah yang terbentuk di jantung kemudian pecah, sehingga menyumbat pembuluh darah mesenterika.
**Cara mengatasi:**
- Prosedur angioplasti
- Operasi pengangkatan plak atau gumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah (endarterektomi transaorta)
- Operasi *bypass*
- Operasi pengangkatan usus kecil atau besar yang mulai mati (reseksi)
- Mengonsumsi obat yang direkomendasikan dokter
## Kapan Harus ke Dokter?
Dalam beberapa situasi, sakit perut memang tidak membutuhkan penanganan medis lebih lanjut karena dapat mereda seiring waktu. Namun, Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter jika sakit perut terasa sangat parah dan memburuk seiring waktu.
Pasalnya, sakit yang terasa semakin memburuk seiring waktu dapat menjadi pertanda bahwa Anda mengalami gangguan kesehatan serius.
Untuk pemeriksaan gangguan kesehatan pada area perut yang lebih komprehensif, Sahabat MIKA bisa berkonsultasi dengan [dokter spesialis penyakit dalam Mitra Keluarga Kalideres](https://www.mitrakeluarga.com/spesialisasi/penyakit-dalam-272do5?clinic=Mitra-Keluarga-Kalideres_27), dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD.
Supaya sesi konsultasi lebih nyaman dan praktis, buat Janji Temu dengan dokter secara *online* melalui *website* atau MIKA Aplikasi Mobile yang dapat diunduh di Play Store dan Apps Store\!
Dengan buat Janji Temu, Anda dapat mengatur jadwal konsultasi dan pantau antrean secara *real time*\!
Yuk, [**buat Janji Temu**](https://www.mitrakeluarga.com/janji-temu) dengan dokter pilihan Sahabat MIKA\!
**Mitra Keluarga**
**life.love.laughter**
**Sumber**:
- [*Brian E. Lacy, PhD, MD, Scott L. Gabbard, MD, dan Michael D. Crowell, PhD, AGAF. (2011). Pathophysiology, Evaluation, and Treatment of Bloating. Gastroenterology & Hepatology, The Independent Peer-Reviewed Journal,7(11): 729–739*](https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3264926/)
- [*Yalda Lucero, David O. Matson, Shai Ashkenazi, Sergio George, dan Miguel O’Ryan. (2021). Norovirus: Facts and Reflections from Past, Present, and Future, 13(12): 2399*](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC8707792/)
- [*Mayo Clinic. 2024. Gastroesophageal reflux disease (GERD)*](https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/gerd/diagnosis-treatment/drc-20361959)
- [*National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada Juni 2022. Treatment for Peptic Ulcers (Stomach or Duodenal Ulcers)*](https://www.niddk.nih.gov/health-information/digestive-diseases/peptic-ulcers-stomach-ulcers/symptoms-causes#:~:text=a%20peptic%20ulcer.-,Abdominal%20pain%20is%20the%20most%20common%20symptom%20of%20a%20peptic,may%20make%20the%20pain%20worse)
- [*Medical News Today. 2023. What causes sharp stomach pain that comes and goes?*](https://www.medicalnewstoday.com/articles/325078#causes)
- [*John Hopkins Medicine. 2025. Mesenteric Ischemia*](https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/mesenteric-ischemia)
*Artikel telah ditinjau oleh: **dr. Anak Agung Yunda Prabundari, M.Biomed, Sp.PD*** |
| Shard | 76 (laksa) |
| Root Hash | 15944920755145741876 |
| Unparsed URL | com,mitrakeluarga!www,/artikel/penyebab-sakit-perut-melilit s443 |