ℹ️ Skipped - page is already crawled
| Filter | Status | Condition | Details |
|---|---|---|---|
| HTTP status | PASS | download_http_code = 200 | HTTP 200 |
| Age cutoff | FAIL | download_stamp > now() - 6 MONTH | 11.4 months ago |
| History drop | PASS | isNull(history_drop_reason) | No drop reason |
| Spam/ban | PASS | fh_dont_index != 1 AND ml_spam_score = 0 | ml_spam_score=0 |
| Canonical | PASS | meta_canonical IS NULL OR = '' OR = src_unparsed | Not set |
| Property | Value |
|---|---|
| URL | https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59216434 |
| Last Crawled | 2025-05-03 02:15:21 (11 months ago) |
| First Indexed | 2021-11-10 01:45:07 (4 years ago) |
| HTTP Status Code | 200 |
| Meta Title | Vaksin covid: Di AS muncul perintah vaksinasi bagi pekerja, pilih divaksin atau kehilangan pekerjaan, mengapa sampai jadi kontroversi? - BBC News Indonesia |
| Meta Description | Para pekerja di New York, AS, sedang kebingungan menghadapi perintah vaksinasi. Tanpa vaksinasi, mereka bisa kehilangan pekerjaan. |
| Meta Canonical | null |
| Boilerpipe Text | Sumber gambar, Getty Images Keterangan gambar, Semakin banyak wilayah di AS yang melarang warganya bekerja jika belum divaksinasi. Informasi artikel Penulis, Peter Ball Peranan, BBC World Service Amerika Serikat (AS) mungkin memainkan peran penting dalam mengembangkan vaksin Covid-19 pertama di dunia. Namun, AS kini tengah menghadapi dilema besar terkait penggunaan vaksin, apakah orang-orang wajib mendapatkannya? Seperti halnya larangan operasional restoran, penghentian acara olahraga, dan orang-orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan, perintah vaksinasi menjadi masalah besar - terutama dalam beberapa pekan terakhir ini di New York. Apa yang terjadi di sana pun dapat berdampak pada seluruh dunia seiring dengan meningkatnya vaksinasi, dan negara-negara lain masih bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk terus memerangi pandemi. Sumber gambar, Getty Images Keterangan gambar, Pekerja kesehatan di New York menentang peraturan baru terkait vaksin. "Saya tidak sepenuhnya menentang vaksin," kata Crisleidy Castillo. "Saya hanya mengatakan tidak sekarang, karena saya sedang menyusui." Guru pendidikan khusus berusia 27 tahun itu dulu bekerja di sebuah sekolah di Kota New York. Namun, beberapa pekan lalu, dia dan ribuan staf Departemen Pendidikan lainnya yang belum mendapat vaksin dosis pertama, 'mendapat' cuti tidak digaji. Sumber gambar, Criseidly Costello Keterangan gambar, Crisleidy meminta pengecualian terkait perintah vaksin, tapi ditolak pengadilan. Perintah vaksinasi kini telah diterapkan untuk semua pegawai pemerintah Kota New York, dengan pilihan mereka harus divaksin atau terancam dirumahkan. "Menurut saya vaksin tidak aman karena belum ada cukup penelitian soal itu," tambah Crisleidy. Pada kenyataannya, vaksin Covid yang disetujui di AS telah lulus uji medis dan juga telah disetujui di puluhan negara lain. Crisleidy sekarang menganggur, tanpa upah. Katanya, jika dia menerima tawaran pekerjaan dari sekolah swasta, gajinya bakal dipotong 60% dan ia kehilangan asuransi kesehatan dari pekerjaan sebelumnya. Crisleidy meminta pengecualian dari perintah vaksinasi itu, tetapi permintaan awal dan bandingnya ditolak. Pengecualian hanya diperbolehkan jika ada dispensasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). CDC sendiri pun merekomendasikan bahwa ibu menyusui harus divaksinasi dan mengatakan tidak ada bukti medis bahwa vaksin tidak aman untuk mereka. Namun, Crisleidy masih tidak ingin divaksinasi saat ini: "Pada dasarnya saya dihukum hanya karena saya memilih keputusan pribadi saya. Bukannya saya egois, saya hanya ingin melindungi putri saya." Departemen Pendidikan mengatakan: "Vaksinasi adalah alat terkuat kita dalam memerangi Covid-19. Keputusan ini sudah benar di mata hukum dan akan melindungi siswa dan staf kami." Dalam kasus hukum terpisah tentang perintah vaksinasi, pengacara Departemen Pendidikan menetapkan orang-orang tidak memiliki hak untuk "mengajar anak-anak tanpa divaksinasi terhadap penyakit menular yang berbahaya. Perintah vaksinasi bukan hanya tindakan kesehatan masyarakat yang rasional, melainkan tindakan yang penting." Apakah kebijakan ini efektif? Sumber gambar, Getty Images Keterangan gambar, Pemerintah New York mengatakan perintah vaksinasi tidak mengganggu pelayanan publik. Sekitar 10.000 pekerja di New York kini mengalami situasi yang sama seperti Crisleidy. Namun, pemerintah kota mengatakan ada lonjakan jumlah pekerja yang sudah disuntik, setelah mengetahui ada perintah vaksinasi. Jumlah pekerja medis darurat yang telah divaksinasi melonjak dari 74% menjadi 87%, menjelang perubahan aturan. Sementara di Departemen Pemadam Kebakaran jumlahnya meningkat dari 64% menjadi 77%. Meskipun ada serikat pekerja yang memperingatkan kemungkinan adanya kekurangan staf karena orang yang tidak divaksinasi diberi cuti yang tidak dibayar, Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan tidak ada gangguan terhadap pelayanan warga. "Ini pesan saya: Setiap wali kota di Amerika, setiap gubernur di Amerika, dan setiap CEO bisnis di Amerika menerapkan perintah vaksinasi dan Anda akan membuat kita semua lebih aman dan bisa membantu mengakhiri era Covid untuk semua orang, selamanya." Sumber gambar, Douglas Kariman/Hanout Keterangan gambar, Douglas terancam kehilangan pekerjaannya karena tidak mau divaksinasi Ada seorang warga yang tidak ingin perintah vaksinasi diterapkan, yaitu Douglas Kariman. Dia juga merasakan dampak perintah vaksinasi yang diberlakukan oleh pemerintah negara bagian New York untuk semua pekerja medis. "Saya bukan orang yang anti-vaksin. Saya tidak menentang setiap vaksin yang ada," katanya. "Saya bukan salah satu dari orang-orang yang mengatakan virus itu palsu. Saya sudah membuktikannya dan saya pernah menyaksikan kematian karena virus itu." Douglas tinggal di Lancaster, di sebelah barat negara bagian New York. Dia bekerja sebagai perawat di unit perawatan intensif setempat. Pekerjaannya terancam. Di sisi lain, hakim mempertimbangkan gugatan yang diajukan oleh sesama pekerja medis, yang meminta pihak berwenang mempertimbangkan pengecualian karena pertimbangan agama atas perintah vaksinasi di seluruh negara bagian. Dia berprinsip tidak mau ada sesuatu yang dipaksakan untuk masuk ke dalam dirinya. "Seperti halnya yang mereka katakan bahwa mereka telah mempelajarinya, dan saya percaya, juga tidak ada studi jangka panjang tentang [vaksin] itu." Dia pun mengungkapkan kekhawatirannya tentang vaksin yang baru, Douglas, yang mengaku umat Kristen aliran Baptis, mengutarakan keberatan dengan vaksinasi yang didasarkan pada penggunaan sel janin. Sel-sel tersebut dikatakan berasal dari janin yang diaborsi beberapa dekade lalu. Namun, tidak ada sel janin dalam vaksin apa pun dan banyak kelompok agama besar yang menentang aborsi, seperti Gereja Katolik, masih merekomendasikan vaksinasi. Jika pengajuan hukum untuk mendapat pengecualian karena latar belakang agama gagal dipenuhi, kemungkinan Douglas tidak akan dapat bekerja di negara bagian New York lagi. "Saya punya istri penyandang disabilitas, dia tidak bekerja. Jadi, semuanya tanggung jawab saya." "Jika saya kehilangan pekerjaan, saya bisa kehilangan segalanya, itu adalah mata pencarian saya." Untuk bisa tetap bekerja, pilihan Douglas hanya satu. Dia harus menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam ke negara bagian tetangga, Pennsylvania, untuk bekerja. Saat ini Pennsylvania tidak memiliki perintah vaksinasi untuk pekerja medis. "Sebenarnya saya berpikir untuk pindah setelah semua ini. Saya benci mengatakan ini karena keluarga saya dan orang tua saya ada di sini, tapi apa lagi yang bisa saya lakukan?" Gubernur negara bagian New York, Kathy Hochul, mendukung kebijakan perintah vaksinasi dengan mengatakan: "Kami percaya strategi itu akan berhasil dan memiliki efek dramatis untuk melindungi warga, terutama petugas kesehatan." Sementara itu, pengacara negara telah berulang kali menentang pengecualian karena pertimbangan dari agama apa pun atas perintah vaksinasi. Sumber gambar, Dr Calvin Sun/Handout Keterangan gambar, Dr Calvin Sun sudah divaksinasi dan mendapatkan booster. Dr Clavin Sun, seorang dokter di unit gawat darurat suatu rumah sakit di Kota New York, memiliki pendapat berbeda tentang vaksin dan perintah vaksinasi. Dia mengatakan, "Saat di puncak pandemi, saya melihat cukup banyak hal. Itu adalah dua bulan yang akan memberi mimpi buruk untuk seumur hidup." "Seperti itulah rasanya," tambahnya. Dia pun mengaku tidak khawatir dengan anggapan bahwa vaksinasi bisa mendatangkan risiko yang lebih besar daripada tertular Covid. "Risikonya tidak sebanding dengan manfaat vaksin," katanya. "Semua penyakit serius yang saya temui [di tempat kerja] pada orang-orang yang terjangkit Covid, itu karena mereka semua tidak divaksinasi." Berdasarkan hal itu, Dr Sun percaya bahwa pemerintah berhak menggunakan perintah vaksinasi. "Saya pikir sangat disayangkan bahwa kita harus sampai pada titik di mana ada perintah vaksinasi karena dari sudut pandang medis kita selalu ingin membimbing pasien untuk memilih divaksinasi demi kebaikan komunitas mereka dan orang yang mereka cintai," katanya. Sama seperti orang harus mengenakan sabuk pengaman atau tidak boleh mengirim pesan teks di ponsel saat mengemudi, Dr Sun percaya bahwa "kita harus merelakan sedikit kebebasan demi keamanan" dan dalam kasus pandemi Covid itu berarti "memenuhi perintah vaksinasi untuk memastikan sistem pelayanan kesehatan tidak kewalahan dan ada ruang bebas untuk pasien yang rentan". Menurut dia, wilayah lain juga bisa mengikuti New York: "Kami dapat menunjukkan kepada dunia bahwa perintah vaksinasi tidak seburuk yang ditakuti orang." Banyak tempat di seluruh dunia juga menetapkan aturan ketat tentang vaksinasi Covid. Di Eropa, Latvia memutuskan untuk mengizinkan perusahaan memecat pekerja yang tidak setuju dengan vaksinasi atau bekerja dari rumah. Di Asia, beberapa wilayah di Indonesia mewajibkan vaksinasi untuk semua warga dan Kosta Rika menjadi salah satu negara Amerika Latin pertama yang mewajibkan pegawai negeri untuk divaksin. Saat puluhan ribu orang di seluruh dunia terus meninggal akibat Covid-19 setiap minggu, semakin banyak negara yang harus bergulat dengan keputusan sulit tentang cara melawan keraguan terhadap vaksin. Meskipun terpaksa harus mengambil sikap: "Tidak divaksinasi, tidak boleh bekerja". |
| Markdown | 
## Tolong beritahu kami apakah Anda setuju dengan cookies
Kami menggunakan [cookies](https://www.bbc.com/usingthebbc/cookies/what-do-i-need-to-know-about-cookies/) untuk memberikan Anda pengalaman daring terbaik. Mohon beritahu kami, bila Anda setuju dengan semua cookies ini.
- Ya, saya setuju
- [Tidak, tampilkan pengaturan](https://www.bbc.com/usingthebbc/cookies/how-can-i-change-my-bbc-cookie-settings/)
[BBC News, Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia)
[Langsung ke konten](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59216434#content)
Kategori
- [Berita](https://www.bbc.com/indonesia)
- [Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cjgn7k8yx4gt)
- [Dunia](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cyz8evpl224t)
- [Viral](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cn5w7g2nq6dt)
- [Liputan Mendalam](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cw9qgeqd18zt)
- [Majalah](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cpxrqmrkeg8t)
- [Berita](https://www.bbc.com/indonesia)
- [Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cjgn7k8yx4gt)
- [Dunia](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cyz8evpl224t)
- [Viral](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cn5w7g2nq6dt)
- [Liputan Mendalam](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cw9qgeqd18zt)
- [Majalah](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cpxrqmrkeg8t)

# Vaksin covid: Di AS muncul perintah vaksinasi bagi pekerja, pilih divaksin atau kehilangan pekerjaan, mengapa sampai jadi kontroversi?

Sumber gambar, Getty Images
Keterangan gambar, Semakin banyak wilayah di AS yang melarang warganya bekerja jika belum divaksinasi.
**Informasi artikel**
- Penulis, Peter Ball
- Peranan, BBC World Service
- 10 November 2021
**Amerika Serikat (AS) mungkin memainkan peran penting dalam mengembangkan vaksin Covid-19 pertama di dunia. Namun, AS kini tengah menghadapi dilema besar terkait penggunaan vaksin, apakah orang-orang wajib mendapatkannya?**
Seperti halnya larangan operasional restoran, penghentian acara olahraga, dan orang-orang yang terpaksa kehilangan pekerjaan, perintah vaksinasi menjadi masalah besar - terutama dalam beberapa pekan terakhir ini di New York.
Apa yang terjadi di sana pun dapat berdampak pada seluruh dunia seiring dengan meningkatnya vaksinasi, dan negara-negara lain masih bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk terus memerangi pandemi.
**Baca juga:**
- [Ilmuwan Indonesia di balik kesuksesan vaksin Oxford AstraZenecca wakili tim terima penghargaan Pride of Britain](https://www.bbc.com/indonesia/majalah-58361720)
- [Bisakah kita berharap pada vaksin Merah-Putih buatan Indonesia?](https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-58471713)
- [Vaksin Covid-19: Bagaimana program vaksinasi Indonesia dan seperti apa perbandingannya dengan negara-negara lain?](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-56023258)
## Kekhawatiran soal vaksin

Sumber gambar, Getty Images
Keterangan gambar, Pekerja kesehatan di New York menentang peraturan baru terkait vaksin.
"Saya tidak sepenuhnya menentang vaksin," kata Crisleidy Castillo.
[Lewatkan Paling banyak dibaca dan terus membaca](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59216434#end-of-recommendations)
**Paling banyak dibaca**
- 
[Rusia berikan insentif uang ke siswi sekolah yang hamil – 'Ketika seorang anak melahirkan anak, itu bukan heroisme tapi tragedi'](https://www.bbc.com/indonesia/articles/c3v905xkxylo)
- 
[Bersepeda keliling dunia bersama seekor kucing, kehidupan seorang eks olahragawan pun berubah: 'Ia mengajarkan saya agar lebih menikmati hidup'](https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-54336124)
- 
[Makin banyak WNI pergi ke Kamboja, mengapa ini bermasalah?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cd9l59qvw9lo)
- 
['Kalau milih-milih kerja, bisa enggak makan' – Susah cari kerja, lulusan sarjana mengadu nasib jadi pembantu, sopir, dan pramukantor](https://www.bbc.com/indonesia/articles/ckge4pv4xgzo)
Akhir dari Paling banyak dibaca
"Saya hanya mengatakan tidak sekarang, karena saya sedang menyusui."
Guru pendidikan khusus berusia 27 tahun itu dulu bekerja di sebuah sekolah di Kota New York. Namun, beberapa pekan lalu, dia dan ribuan staf Departemen Pendidikan lainnya yang belum mendapat vaksin dosis pertama, 'mendapat' cuti tidak digaji.

Sumber gambar, Criseidly Costello
Keterangan gambar, Crisleidy meminta pengecualian terkait perintah vaksin, tapi ditolak pengadilan.
Perintah vaksinasi kini telah diterapkan untuk semua pegawai pemerintah Kota New York, dengan pilihan mereka harus divaksin atau terancam dirumahkan.
"Menurut saya vaksin tidak aman karena belum ada cukup penelitian soal itu," tambah Crisleidy. Pada kenyataannya, vaksin Covid yang disetujui di AS telah lulus uji medis dan juga telah disetujui di puluhan negara lain.
Crisleidy sekarang menganggur, tanpa upah. Katanya, jika dia menerima tawaran pekerjaan dari sekolah swasta, gajinya bakal dipotong 60% dan ia kehilangan asuransi kesehatan dari pekerjaan sebelumnya.
Crisleidy meminta pengecualian dari perintah vaksinasi itu, tetapi permintaan awal dan bandingnya ditolak.
Pengecualian hanya diperbolehkan jika ada dispensasi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC).
CDC sendiri pun merekomendasikan bahwa ibu menyusui harus divaksinasi dan mengatakan tidak ada bukti medis bahwa vaksin tidak aman untuk mereka.
Namun, Crisleidy masih tidak ingin divaksinasi saat ini: "Pada dasarnya saya dihukum hanya karena saya memilih keputusan pribadi saya. Bukannya saya egois, saya hanya ingin melindungi putri saya."
Departemen Pendidikan mengatakan: "Vaksinasi adalah alat terkuat kita dalam memerangi Covid-19. Keputusan ini sudah benar di mata hukum dan akan melindungi siswa dan staf kami."
Dalam kasus hukum terpisah tentang perintah vaksinasi, pengacara Departemen Pendidikan menetapkan orang-orang tidak memiliki hak untuk "mengajar anak-anak tanpa divaksinasi terhadap penyakit menular yang berbahaya. Perintah vaksinasi bukan hanya tindakan kesehatan masyarakat yang rasional, melainkan tindakan yang penting."
## Apakah kebijakan ini efektif?

Sumber gambar, Getty Images
Keterangan gambar, Pemerintah New York mengatakan perintah vaksinasi tidak mengganggu pelayanan publik.
Sekitar 10.000 pekerja di New York kini mengalami situasi yang sama seperti Crisleidy. Namun, pemerintah kota mengatakan ada lonjakan jumlah pekerja yang sudah disuntik, setelah mengetahui ada perintah vaksinasi.
Jumlah pekerja medis darurat yang telah divaksinasi melonjak dari 74% menjadi 87%, menjelang perubahan aturan. Sementara di Departemen Pemadam Kebakaran jumlahnya meningkat dari 64% menjadi 77%.
Meskipun ada serikat pekerja yang memperingatkan kemungkinan adanya kekurangan staf karena orang yang tidak divaksinasi diberi cuti yang tidak dibayar, Wali Kota New York Bill de Blasio mengatakan tidak ada gangguan terhadap pelayanan warga.
"Ini pesan saya: Setiap wali kota di Amerika, setiap gubernur di Amerika, dan setiap CEO bisnis di Amerika menerapkan perintah vaksinasi dan Anda akan membuat kita semua lebih aman dan bisa membantu mengakhiri era Covid untuk semua orang, selamanya."
## Penolakan terkait agama

Sumber gambar, Douglas Kariman/Hanout
Keterangan gambar, Douglas terancam kehilangan pekerjaannya karena tidak mau divaksinasi
Ada seorang warga yang tidak ingin perintah vaksinasi diterapkan, yaitu Douglas Kariman.
Dia juga merasakan dampak perintah vaksinasi yang diberlakukan oleh pemerintah negara bagian New York untuk semua pekerja medis.
"Saya bukan orang yang anti-vaksin. Saya tidak menentang setiap vaksin yang ada," katanya.
"Saya bukan salah satu dari orang-orang yang mengatakan virus itu palsu. Saya sudah membuktikannya dan saya pernah menyaksikan kematian karena virus itu."
Douglas tinggal di Lancaster, di sebelah barat negara bagian New York. Dia bekerja sebagai perawat di unit perawatan intensif setempat.
Pekerjaannya terancam. Di sisi lain, hakim mempertimbangkan gugatan yang diajukan oleh sesama pekerja medis, yang meminta pihak berwenang mempertimbangkan pengecualian karena pertimbangan agama atas perintah vaksinasi di seluruh negara bagian.
Dia berprinsip tidak mau ada sesuatu yang dipaksakan untuk masuk ke dalam dirinya.
"Seperti halnya yang mereka katakan bahwa mereka telah mempelajarinya, dan saya percaya, juga tidak ada studi jangka panjang tentang \[vaksin\] itu."
**Baca juga:**
- [Perawat yang menolak vaksin Covid: 'Jika saya sakit, itu tindakan Tuhan'](https://www.bbc.com/indonesia/majalah-58880339)
- [Kardinal Katolik enggan divaksinasi, dirawat di RS akibat Covid](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-58579729)
- ['Tidak mau divaksin adalah kesalahan terbesar dalam hidupku' - penyesalan pasien Covid Inggris di rumah sakit](https://www.bbc.com/indonesia/majalah-57872336)
Dia pun mengungkapkan kekhawatirannya tentang vaksin yang baru, Douglas, yang mengaku umat Kristen aliran Baptis, mengutarakan keberatan dengan vaksinasi yang didasarkan pada penggunaan sel janin.
Sel-sel tersebut dikatakan berasal dari janin yang diaborsi beberapa dekade lalu. Namun, tidak ada sel janin dalam vaksin apa pun dan banyak kelompok agama besar yang menentang aborsi, seperti Gereja Katolik, masih merekomendasikan vaksinasi.
Jika pengajuan hukum untuk mendapat pengecualian karena latar belakang agama gagal dipenuhi, kemungkinan Douglas tidak akan dapat bekerja di negara bagian New York lagi.
"Saya punya istri penyandang disabilitas, dia tidak bekerja. Jadi, semuanya tanggung jawab saya."
"Jika saya kehilangan pekerjaan, saya bisa kehilangan segalanya, itu adalah mata pencarian saya."
Untuk bisa tetap bekerja, pilihan Douglas hanya satu. Dia harus menempuh perjalanan sekitar satu setengah jam ke negara bagian tetangga, Pennsylvania, untuk bekerja. Saat ini Pennsylvania tidak memiliki perintah vaksinasi untuk pekerja medis.
"Sebenarnya saya berpikir untuk pindah setelah semua ini. Saya benci mengatakan ini karena keluarga saya dan orang tua saya ada di sini, tapi apa lagi yang bisa saya lakukan?"
Gubernur negara bagian New York, Kathy Hochul, mendukung kebijakan perintah vaksinasi dengan mengatakan: "Kami percaya strategi itu akan berhasil dan memiliki efek dramatis untuk melindungi warga, terutama petugas kesehatan."
Sementara itu, pengacara negara telah berulang kali menentang pengecualian karena pertimbangan dari agama apa pun atas perintah vaksinasi.
## Mendukung kebijakan

Sumber gambar, Dr Calvin Sun/Handout
Keterangan gambar, Dr Calvin Sun sudah divaksinasi dan mendapatkan booster.
Dr Clavin Sun, seorang dokter di unit gawat darurat suatu rumah sakit di Kota New York, memiliki pendapat berbeda tentang vaksin dan perintah vaksinasi.
Dia mengatakan, "Saat di puncak pandemi, saya melihat cukup banyak hal. Itu adalah dua bulan yang akan memberi mimpi buruk untuk seumur hidup."
"Seperti itulah rasanya," tambahnya.
Dia pun mengaku tidak khawatir dengan anggapan bahwa vaksinasi bisa mendatangkan risiko yang lebih besar daripada tertular Covid.
"Risikonya tidak sebanding dengan manfaat vaksin," katanya.
"Semua penyakit serius yang saya temui \[di tempat kerja\] pada orang-orang yang terjangkit Covid, itu karena mereka semua tidak divaksinasi."
Berdasarkan hal itu, Dr Sun percaya bahwa pemerintah berhak menggunakan perintah vaksinasi.
"Saya pikir sangat disayangkan bahwa kita harus sampai pada titik di mana ada perintah vaksinasi karena dari sudut pandang medis kita selalu ingin membimbing pasien untuk memilih divaksinasi demi kebaikan komunitas mereka dan orang yang mereka cintai," katanya.
**Baca juga:**
- [Apa yang terjadi ketika penduduk dewasa satu kota divaksinasi?](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-57325663)
- [China: 'Belum vaksin, jangan datang ke sekolah'](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-57861123)
- [Thailand akan campur vaksin Sinovac dengan AstraZeneca, diklaim 'beri perlindungan lebih baik terhadap varian Delta'](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-57813504)
Sama seperti orang harus mengenakan sabuk pengaman atau tidak boleh mengirim pesan teks di ponsel saat mengemudi, Dr Sun percaya bahwa "kita harus merelakan sedikit kebebasan demi keamanan" dan dalam kasus pandemi Covid itu berarti "memenuhi perintah vaksinasi untuk memastikan sistem pelayanan kesehatan tidak kewalahan dan ada ruang bebas untuk pasien yang rentan".
Menurut dia, wilayah lain juga bisa mengikuti New York: "Kami dapat menunjukkan kepada dunia bahwa perintah vaksinasi tidak seburuk yang ditakuti orang."
Banyak tempat di seluruh dunia juga menetapkan aturan ketat tentang vaksinasi Covid.
Di Eropa, Latvia memutuskan untuk mengizinkan perusahaan memecat pekerja yang tidak setuju dengan vaksinasi atau bekerja dari rumah.
Di Asia, beberapa wilayah di Indonesia mewajibkan vaksinasi untuk semua warga dan Kosta Rika menjadi salah satu negara Amerika Latin pertama yang mewajibkan pegawai negeri untuk divaksin.
Saat puluhan ribu orang di seluruh dunia terus meninggal akibat Covid-19 setiap minggu, semakin banyak negara yang harus bergulat dengan keputusan sulit tentang cara melawan keraguan terhadap vaksin.
Meskipun terpaksa harus mengambil sikap: "Tidak divaksinasi, tidak boleh bekerja".
## Topik terkait
- [Amerika Serikat](https://www.bbc.com/indonesia/topics/c5qvpxjx17xt)
- [Virus Corona](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cgljjjepvv6t)
- [Vaksin](https://www.bbc.com/indonesia/topics/cr50yk1nwy9t)
## Berita terkait
- 
### [Ilmuwan Indonesia di balik kesuksesan vaksin Oxford AstraZenecca wakili tim terima penghargaan Pride of Britain](https://www.bbc.com/indonesia/majalah-58361720)
31 Oktober 2021
- 
### [Bisakah kita berharap pada vaksin Merah-Putih buatan Indonesia?](https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-58471713)
13 September 2021
- 
### [Vaksin Covid-19: Bagaimana program vaksinasi Indonesia dan seperti apa perbandingannya dengan negara-negara lain?](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-56023258)
9 Maret 2021
- 
### [Perawat yang menolak vaksin Covid: 'Jika saya sakit, itu tindakan Tuhan'](https://www.bbc.com/indonesia/majalah-58880339)
12 Oktober 2021
- 
### [Apa yang terjadi ketika penduduk dewasa satu kota divaksinasi?](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-57325663)
2 Juni 2021
- 
### [China: 'Belum vaksin, jangan datang ke sekolah'](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-57861123)
16 Juli 2021
## Berita Utama
- ### [Polemik 'gubernur konten' Dedi Mulyadi – Wacana kebijakan yang bikin gaduh atau 'investasi politik'?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cd6j8xvwg5vo)
57 menit yang lalu
- ### [Pemerintah dan pejabat tak boleh laporkan pencemaran nama baik – Apakah putusan MK ini bisa mengakhiri praktik kriminalisasi UU ITE?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/c5yg3yvd3pyo)
2 Mei 2025
- ### [TNI AL minta utang Rp5,45 triliun ke Pertamina dihapus, bagaimana duduk perkaranya?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cn0wj3k8254o)
2 Mei 2025
## Majalah
- 
### [Makin banyak WNI pergi ke Kamboja, mengapa ini bermasalah?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cd9l59qvw9lo)
30 April 2025
- 
### [Jokowi laporkan tuduhan ijazah palsu ke polisi – Apa saja tuduhan kejanggalan ijazah Jokowi dan apakah masih relevan?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cvgnwpwzn10o)
30 April 2025
- 
### [Guru dan murid SDN 4 Wonorejo Jateng 'keracunan' sajian Makan Bergizi Gratis – Tambahan kasus baru di tengah isu transparansi MBG dan masalah-masalah lainnya](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cvgp082krldo)
1 Mei 2025
- 
### [Mitos dan stigma seputar vasektomi di Indonesia – Benarkah ‘hubungan seks jadi hambar' hingga 'berisiko kanker prostat’?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cjqe2p034leo)
30 April 2025
- 
### [Mengapa usulan Wapres Gibran diganti 'sangat sulit dilakukan' – 'Prabowo masih memerlukan Jokowi'](https://www.bbc.com/indonesia/articles/czx1q04n2pdo)
29 April 2025
- 
### [Ramalan Nostradamus soal kematian Paus muncul di internet – Mengapa ramalannya tetap populer sampai sekarang?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cwy0dgdpgr7o)
27 April 2025
## Artikel terpopuler
1. 1
[Rusia berikan insentif uang ke siswi sekolah yang hamil – 'Ketika seorang anak melahirkan anak, itu bukan heroisme tapi tragedi'](https://www.bbc.com/indonesia/articles/c3v905xkxylo)
2. 2
[Bersepeda keliling dunia bersama seekor kucing, kehidupan seorang eks olahragawan pun berubah: 'Ia mengajarkan saya agar lebih menikmati hidup'](https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-54336124)
Terakhir diperbarui: 29 September 2020
3. 3
[Makin banyak WNI pergi ke Kamboja, mengapa ini bermasalah?](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cd9l59qvw9lo)
4. 4
['Kalau milih-milih kerja, bisa enggak makan' – Susah cari kerja, lulusan sarjana mengadu nasib jadi pembantu, sopir, dan pramukantor](https://www.bbc.com/indonesia/articles/ckge4pv4xgzo)
5. 5
[Cerita bocah Korea yang diselundupkan dalam tas ransel ke Kolombia saat Perang Korea](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cd6j8qddvq7o)
[BBC News, Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia)
- [Alasan Anda dapat mempercayai BBC News](https://www.bbc.com/indonesia/institutional-49283175)
- [Peraturan Penggunaan](https://www.bbc.com/indonesia/institutional-37818421)
- [Mengenai BBC](https://www.bbc.com/indonesia/institutional-37818424)
- [Kebijakan tentang Privasi](https://www.bbc.com/indonesia/institutional-37818425)
- [Cookies](https://www.bbc.com/usingthebbc/cookies/)
- [Hubungi BBC](https://www.bbc.co.uk/indonesia/send/u50853401)
- [BC News dalam bahasa-bahasa lain](https://www.bbc.com/ws/languages)
- [Do not share or sell my info](https://www.bbc.com/indonesia/dunia-59216434)
© 2025 BBC. BBC tidak bertanggung jawab atas konten dari situs eksternal. [Baca tentang peraturan baru terkait link eksternal.](https://www.bbc.com/indonesia/institutional/2011/02/000001_links) |
| Readable Markdown | null |
| Shard | 16 (laksa) |
| Root Hash | 1643509356818581016 |
| Unparsed URL | com,bbc!www,/indonesia/dunia-59216434 s443 |