🕷️ Crawler Inspector

URL Lookup

Direct Parameter Lookup

Raw Queries and Responses

1. Shard Calculation

Query:
Response:
Calculated Shard: 90 (from laksa142)

2. Crawled Status Check

Query:
Response:

3. Robots.txt Check

Query:
Response:

4. Spam/Ban Check

Query:
Response:

5. Seen Status Check

ℹ️ Skipped - page is already crawled

📄
INDEXABLE
CRAWLED
2 days ago
🤖
ROBOTS ALLOWED

Page Info Filters

FilterStatusConditionDetails
HTTP statusPASSdownload_http_code = 200HTTP 200
Age cutoffPASSdownload_stamp > now() - 6 MONTH0.1 months ago
History dropPASSisNull(history_drop_reason)No drop reason
Spam/banPASSfh_dont_index != 1 AND ml_spam_score = 0ml_spam_score=0
CanonicalPASSmeta_canonical IS NULL OR = '' OR = src_unparsedNot set

Page Details

PropertyValue
URLhttps://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/
Last Crawled2026-04-19 04:07:07 (2 days ago)
First Indexed2024-02-09 04:29:37 (2 years ago)
HTTP Status Code200
Meta TitleFibonacci Sequence dalam Trading & Cara Menggunakannya
Meta DescriptionTemukan rahasia trading dengan Fibonacci fibonacci sequence dengan langkah praktis & contoh penggunaannya. Penasaran? Baca selengkapnya di sini!
Meta Canonicalnull
Boilerpipe Text
Dalam dunia trading , salah satu konsep ilmu matematika yang sering digunakan oleh trader adalah deret Fibonacci (Fibonacci sequence ).  Penggunaan deret Fibonacci ini umumnya diterapkan oleh para pelaku pasar atau trader yang memiliki tingkat pengalaman dan keahlian yang mumpuni.  Fibonacci pertama kali ditemukan oleh Leonardo dari Pisa, yang lebih dikenal sebagai Leonardo Fibonacci, seorang matematikawan pada abad ke-13.  Deret Fibonacci sendiri digunakan oleh trader dalam analisis teknikal , yaitu metode yang digunakan oleh para trader untuk memprediksi pergerakan harga aset keuangan berdasarkan sejarah pergerakan harga di masa lalu. Apa Itu Fibonacci Sequence ? Mengutip laman techtarget.com , Fibonacci sequence adalah kumpulan bilangan bulat (angka Fibonacci) yang dimulai dengan angka 0, diikuti oleh angka 1, kemudian angka 1 lagi, dan seterusnya, diikuti oleh serangkaian angka yang terus meningkat.  Deret ini mengikuti aturan bahwa setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Adapun deret Fibonacci dimulai dengan 14 bilangan berikut ini: 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233… Setiap angka, dimulai dari angka ketiga, mematuhi rumus yang ditentukan. Sebagai contoh, angka ketujuh, yaitu 8, mendahului oleh 3 dan 5, yang ketiganya jumlahnya menjadi 8.  Secara teoretis, deret ini dapat terus berlanjut sampai dengan ketakterhinggaan dengan menggunakan rumus yang sama untuk setiap angka baru.  Lebih jauh, beberapa sumber menunjukkan bahwa deret Fibonacci dimulai dengan angka 1 alih-alih angka 0, tetapi hal itu cukup jarang terjadi. Memahami Barisan Angka pada Fibonacci Sequence Mengutip laman investopedia.com , angka dalam deret Fibonacci tidak bersesuaian dengan rumus spesifik, tetapi angka-angka tersebut cenderung memiliki hubungan tertentu satu sama lain.  Setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Sebagai contoh, 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377. Berikut ini aturan deret Fibonacci, yakni: xn = xn-1 + xn-2 di mana: xn adalah nomor urutan “n” xn-1 adalah term sebelumnya (n-1) xn-2 adalah term sebelum itu (n-2) Mengutip laman poems.co.id , salah satu aspek penting dalam konsep Fibonacci adalah pemahaman terhadap Golden Ratio yang juga dikenal sebagai Phi (?).  Simbol Golden Ratio atau huruf Yunani Phi (?) Pada dasarnya, Golden Ratio atau Phi (?) adalah hasil pembagian antara dua angka yang berurutan dalam deret Fibonacci. Golden Ratio terdiri dari dua nilai, yaitu 1.618 dan 0.618. Istilah Golden Ratio sendiri digunakan karena dua hal berikut ini, yaitu: Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci sebelumnya selalu mendekati angka 1.618. Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci setelahnya selalu mendekati angka 0.618. Mengenal Golden Ratio dalam Trading Mengutip laman hmarkets.com , asal usul deret Fibonacci dan Golden Ratio dapat ditelusuri kembali ke matematikawan kuno bernama Leonardo dari Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci.  Dalam bukunya Liber Abaci yang diterbitkan pada tahun 1202, ia memperkenalkan urutan angka yang sekarang dikenal sebagai deret Fibonacci.  Deret ini dimulai dengan 0 dan 1, dan setiap angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Deret ini muncul dalam berbagai fenomena alam, termasuk pola pertumbuhan tanaman dan hewan. Golden Ratio adalah konsep matematika yang menggambarkan hubungan antara dua kuantitas di mana rasio kuantitas yang lebih kecil terhadap yang lebih besar sama dengan rasio kuantitas yang lebih besar terhadap jumlah keduanya.  Golden Ratio kira-kira sama dengan 1.6180339887 dan dilambangkan dengan huruf Yunani Phi (?). Golden Ratio telah diamati dalam berbagai struktur alam dan buatan manusia dan dianggap sebagai prinsip universal keindahan dan harmoni. Sementara itu, mengutip laman investopedia.com , meskipun Fibonacci memperkenalkan angka-angka ini ke dunia barat, sebenarnya angka ini telah ditemukan oleh matematikawan India ratusan tahun sebelumnya.  Penyair Pingala menggunakannya untuk menghitung suku kata puisi Sanskerta sekitar tahun 200 SM (Sebelum Masehi), dan metodenya dihitung oleh matematikawan India, Virahanka, sekitar 800 tahun kemudian. Dalam deret ini, setiap angka adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan seterusnya).  Namun, deret ini bukanlah hal yang paling penting. Bagian pentingnya adalah bahwa seiring angka-angka menjadi lebih besar, hasil bagi antara setiap pasangan berturut-turut dari angka Fibonacci mendekati 1.618, atau inversenya, 0.618.  Proporsi ini dikenal dengan banyak nama, di antaranya rasio emas ( Golden Ratio ), rasio keemasan, ?, dan proporsi ilahi. Jadi, mengapa angka ini begitu penting?  Nah, banyak hal dalam alam memiliki properti dimensional yang mengikuti rasio 1.618 sehingga tampaknya memiliki fungsi fundamental bagi unsur-unsur dasar alam. Beberapa trader meyakini bahwa angka-angka Fibonacci dan rasio yang dihasilkan oleh deret tersebut memainkan peran penting dalam keuangan yang dapat diterapkan oleh para trader menggunakan analisis teknikal. Golden Ratio dan Analisa Teknis Mengutip laman investopedia.com , ketika digunakan dalam analisis teknikal, rasio emas umumnya diterjemahkan menjadi tiga persentase, yakni 38,2%, 50%, dan 61,8%.  Namun, kelipatan lainnya dapat digunakan jika diperlukan, seperti 23,6%, 161,8%, 423%, dan sebagainya.  Sementara itu, ada empat cara bahwa deret Fibonacci dapat diterapkan pada grafik, yaitu retracement , arc , fans , dan time zones . Namun, tidak semuanya mungkin tersedia sebab bergantung pada aplikasi charting yang digunakan. Berikut ini penjelasan selengkapnya, yaitu: 1. Fibonacci Retracements Fibonacci Retracements memanfaatkan garis horizontal untuk mengidentifikasi zona support atau resistance . Tingkat retracement dihitung berdasarkan titik puncak dan dasar dari grafik. Setelah itu, lima garis horizontal digambarkan sebagai berikut: Yang pertama pada 100% (titik tertinggi pada grafik) Yang kedua pada 61,8% Yang ketiga pada 50% Yang keempat pada 38,2% Dan yang terakhir pada 0% (titik terendah pada grafik) Setelah pergerakan harga yang signifikan naik atau turun, level support dan resistance baru sering kali berada pada atau dekat dengan garis-garis tersebut. 2. Fibonacci Arcs Menemukan titik tertinggi dan terendah dari suatu grafik adalah langkah pertama dalam pembuatan Fibonacci Arcs . Kemudian, dengan gerakan mirip kompas, tiga garis lengkung digambar pada 38,2%, 50%, dan 61,8% dari titik yang diinginkan. Garis-garis ini mengantisipasi tingkat support dan resistance , serta kisaran perdagangan. 3. Fibonacci Fans Fibonacci fans terdiri dari garis diagonal. Setelah menemukan titik tertinggi dan terendah dari grafik, garis horizontal yang tidak terlihat digambar melalui titik paling kanan.  Garis yang tak terlihat ini kemudian dibagi menjadi level 38,2%, 50%, dan 61,8%, lalu garis-garis ditarik dari titik paling kiri melalui masing-masing level tersebut. Garis-garis ini memberikan indikasi zona support dan resistance . 4. Fibonacci Time Zones Berbeda dengan metode Fibonacci lainnya, times zones adalah serangkaian garis vertikal. Time zones dibuat dengan membagi grafik menjadi segmen-segmen dengan garis vertikal yang ditempatkan dengan jarak yang sesuai dengan deret Fibonacci (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan lain-lain). Setiap garis menunjukkan waktu di mana pergerakan harga besar dapat diharapkan. Bagaimanakah Cara Menggunakan Fibonacci Sequence? Mengutip laman investopedia.com , Fibonacci Sequence dapat diterapkan dalam keuangan dengan menggunakan empat teknik, termasuk retracement , arcs , fans , dan time zones .  Fibonacci Retracement memerlukan dua titik harga yang dipilih pada grafik, biasanya titik tertinggi dan titik terendah.  Setelah dua titik dipilih, angka dan garis Fibonacci digambar pada persentase pergerakan tersebut. Jika saham naik dari $15 menjadi $20 maka level 23,6% adalah $18,82, atau $20 – ($5 x 0,236) = $18,82. Level 50% adalah $17,50, atau $15 – ($5 x 0,5) = $17,50. Sumber gambar: Investopedia Fibonacci Retracement merupakan bentuk analisis teknikal yang paling umum berdasarkan deret Fibonacci. Selama tren, Fibonacci retracement dapat digunakan untuk menentukan seberapa dalam koreksi mungkin terjadi.  Para trader cenderung memperhatikan rasio Fibonacci antara 23,6% dan 78,6% pada saat-saat ini. Jika harga berhenti mendekati salah satu level Fibonacci dan kemudian mulai bergerak kembali ke arah tren maka seorang investor dapat melakukan perdagangan sesuai dengan arah tren tersebut. Adapun arcs , fans , dan time zones adalah konsep serupa, tetapi diterapkan pada grafik dengan cara yang berbeda. Setiap konsep menunjukkan area potensial support atau resistance , berdasarkan angka Fibonacci yang diterapkan pada pergerakan harga sebelumnya.  Level support atau resistance ini dapat digunakan untuk memproyeksikan di mana harga mungkin turun atau naik di masa depan. Bagaimana Fibonacci Sequence Dapat Mempengaruhi Perilaku Trading ? Mengutip lama investopedia.com , manusia cenderung mengidentifikasi pola dan para trader dengan mudah mengaitkan pola-pola pada grafik melalui deret Fibonacci.  Belum terbukti bahwa angka Fibonacci berkaitan dengan kekuatan pasar yang mendasar, tetapi pasar dengan desainnya bereaksi terhadap keyakinan para pelakunya.  Oleh karena itu, jika investor membeli atau menjual berdasarkan analisis Fibonacci maka mereka cenderung menciptakan ramalan yang menjadi kenyataan yang mempengaruhi tren pasar. Kesimpulan Sebagai kesimpulan, deret Fibonacci dalam trading memiliki peran penting sebagai alat analisis teknikal.  Penggunaan Fibonacci Sequence , seperti retracements , arcs , fans , dan time zones , membantu trader untuk mengidentifikasi potensi level support dan resistance serta memahami kemungkinan pergerakan harga di masa depan. Meski demikian, perlu diingat bahwa sekalipun Fibonacci Sequence telah menjadi instrumen yang populer, tetap tidak ada jaminan kesuksesan.  Pada dasarnya, keputusan trading yang bijak memerlukan pertimbangan lebih dari satu metode analisis dan faktor lainnya, seperti kondisi pasar, berita ekonomi, dan manajemen risiko. Yuk Trading OTC di INDODAX Nah, sekarang kamu sudah paham dan mengerti tentang apa itu Fibonacci Sequence dalam trading , mulai dari pengertian hingga cara menggunakannya. Selanjutnya, jika kamu ingin menggunakan layanan personal untuk memperjualbelikan aset kripto dalam jumlah yang terlalu besar untuk dapat diproses melalui order book maka kamu bisa mengunjungi halaman OTC trading   di INDODAX. Adapun harga pada layanan OTC akan selalu mengikuti pergerakan harga pasar sebab transaksi terjadi di pasar spot . Meskipun nominal pembelian meningkat, hal itu tidak menjamin bahwa harga akan semakin murah.  Layanan yang satu ini menitikberatkan pada kenyamanan transaksi bagi anggota, di mana tim khusus akan membimbing kamu melalui seluruh prosedur dengan memastikan keamanan dan menjamin privasi pengguna. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, mulai trading OTC di INDODAX sekarang juga!
Markdown
![](https://www.facebook.com/tr?id=415670266967671&ev=PageView%0D%0A&noscript=1) - [Bundle Pengetahuan Dasar](https://indodax.com/academy/category/bundle-pengetahuan-dasar/) - [Artikel](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) - [Bundle Pengetahuan Dasar](https://indodax.com/academy/category/bundle-pengetahuan-dasar/) - [Artikel](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) Menu ![Icon search 1](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) [![Indonesia](<data:image/svg+xml;utf8,%3Csvg width='21' height='15' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%3E%3Cdefs%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='a'%3E%3Cstop stop-color='%23FFF' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23F0F0F0' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='b'%3E%3Cstop stop-color='%23E12237' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23CE1126' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3C/defs%3E%3Cg fill='none' fill-rule='evenodd'%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 0h21v15H0z'/%3E%3Cpath fill='url(%23b)' d='M0 0h21v8H0z'/%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 8h21v7H0z'/%3E%3C/g%3E%3C/svg%3E>)](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [![English](<data:image/svg+xml;utf8,%3Csvg width='21' height='15' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%3E%3Cdefs%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='a'%3E%3Cstop stop-color='%23FFF' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23F0F0F0' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='b'%3E%3Cstop stop-color='%23D02F44' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23B12537' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='c'%3E%3Cstop stop-color='%2346467F' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%233C3C6D' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3C/defs%3E%3Cg fill='none' fill-rule='evenodd'%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 0h21v15H0z'/%3E%3Cpath d='M0 0h21v1H0V0zm0 2h21v1H0V2zm0 2h21v1H0V4zm0 2h21v1H0V6zm0 2h21v1H0V8zm0 2h21v1H0v-1zm0 2h21v1H0v-1zm0 2h21v1H0v-1z' fill='url(%23b)'/%3E%3Cpath fill='url(%23c)' d='M0 0h9v7H0z'/%3E%3Cpath d='M1.5 2a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-5 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1z' fill='url(%23a)'/%3E%3C/g%3E%3C/svg%3E>)](https://indodax.com/academy/en/fibonacci-sequence-in-trading/) [![logo 1](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==)](https://indodax.com/academy) - [Topik](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) - [Blockchain](https://indodax.com/academy/category/blockchain/) - [Ethereum](https://indodax.com/academy/category/ethereum/) - [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) - [NFT](https://indodax.com/academy/category/nft/) - [Metaverse](https://indodax.com/academy/category/metaverse/) - [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Topik](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) - [Blockchain](https://indodax.com/academy/category/blockchain/) - [Ethereum](https://indodax.com/academy/category/ethereum/) - [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) - [NFT](https://indodax.com/academy/category/nft/) - [Metaverse](https://indodax.com/academy/category/metaverse/) - [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Pelajari](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Artikel & Tutorial](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Youtube](https://youtube.com/c/indodax) - [Pelajari](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Artikel & Tutorial](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Youtube](https://youtube.com/c/indodax) - [Market Live](https://indodax.com/market) - [Market Live](https://indodax.com/market) - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) [Daftar](https://indodax.com/register) [Masuk](https://indodax.com/login) ![icon search](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) ![icon search](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) ![search close btn](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Top Performers ID Indonesia - [English (EN)](https://indodax.com/academy/en/fibonacci-sequence-in-trading/) - [Indonesia (ID)](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) [![logo 1](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==)](https://indodax.com/academy) [![Indonesia](<data:image/svg+xml;utf8,%3Csvg width='21' height='15' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%3E%3Cdefs%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='a'%3E%3Cstop stop-color='%23FFF' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23F0F0F0' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='b'%3E%3Cstop stop-color='%23E12237' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23CE1126' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3C/defs%3E%3Cg fill='none' fill-rule='evenodd'%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 0h21v15H0z'/%3E%3Cpath fill='url(%23b)' d='M0 0h21v8H0z'/%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 8h21v7H0z'/%3E%3C/g%3E%3C/svg%3E>)](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [![English](<data:image/svg+xml;utf8,%3Csvg width='21' height='15' xmlns='http://www.w3.org/2000/svg'%3E%3Cdefs%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='a'%3E%3Cstop stop-color='%23FFF' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23F0F0F0' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='b'%3E%3Cstop stop-color='%23D02F44' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%23B12537' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3ClinearGradient x1='50%' y1='0%' x2='50%' y2='100%' id='c'%3E%3Cstop stop-color='%2346467F' offset='0%'/%3E%3Cstop stop-color='%233C3C6D' offset='100%'/%3E%3C/linearGradient%3E%3C/defs%3E%3Cg fill='none' fill-rule='evenodd'%3E%3Cpath fill='url(%23a)' d='M0 0h21v15H0z'/%3E%3Cpath d='M0 0h21v1H0V0zm0 2h21v1H0V2zm0 2h21v1H0V4zm0 2h21v1H0V6zm0 2h21v1H0V8zm0 2h21v1H0v-1zm0 2h21v1H0v-1zm0 2h21v1H0v-1z' fill='url(%23b)'/%3E%3Cpath fill='url(%23c)' d='M0 0h9v7H0z'/%3E%3Cpath d='M1.5 2a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-5 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm1 1a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1zm-2 0a.5.5 0 110-1 .5.5 0 010 1z' fill='url(%23a)'/%3E%3C/g%3E%3C/svg%3E>)](https://indodax.com/academy/en/fibonacci-sequence-in-trading/) ![Icon search 1](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) - [Bahasa](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Indonesia](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Topik](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) - [Blockchain](https://indodax.com/academy/category/blockchain/) - [Ethereum](https://indodax.com/academy/category/ethereum/) - [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) - [NFT](https://indodax.com/academy/category/nft/) - [Metaverse](https://indodax.com/academy/category/metaverse/) - [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Pelajari](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Artikel & Tutorial](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Youtube](https://youtube.com/c/indodax) - [Market Live](https://indodax.com/market) - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) - [Bahasa](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Indonesia](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Topik](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) - [Blockchain](https://indodax.com/academy/category/blockchain/) - [Ethereum](https://indodax.com/academy/category/ethereum/) - [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) - [NFT](https://indodax.com/academy/category/nft/) - [Metaverse](https://indodax.com/academy/category/metaverse/) - [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Pelajari](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) - [Artikel & Tutorial](https://indodax.com/academy/artikel/) - [Peringkat Koin](https://indodax.com/academy/coin-rating/) - [Kamus](https://indodax.com/academy/glosarium/) - [Youtube](https://youtube.com/c/indodax) - [Market Live](https://indodax.com/market) - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) [Click here](https://indodax.com/academy/fibonacci-sequence/) ##### Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) [Home](https://indodax.academy/) / [Artikel & Tutorial](https://indodax.academy/artikel/) / judul\_artikel - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) # Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading - [09/02/2024](https://indodax.com/academy/2024/02/09/) - [Berita](https://indodax.com/academy/category/berita/) ![Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) #### Daftar Isi Rangkuman: [ChatGPT](https://chatgpt.com/?q=Akses+artikel+ini+https%3A%2F%2Findodax.com%2Facademy%2Ffibonacci-sequence%2F+dengan+judul+%22Membongkar+Rahasia+Fibonacci+Sequence+dalam+Trading%22%2C+lalu+buat+rangkuman+singkat%2C+poin+penting%2C+dan+hal+yang+perlu+dipahami+pembaca+secara+netral.) [Perplexity](https://www.perplexity.ai/?q=Akses+artikel+ini+https%3A%2F%2Findodax.com%2Facademy%2Ffibonacci-sequence%2F+dengan+judul+%22Membongkar+Rahasia+Fibonacci+Sequence+dalam+Trading%22%2C+lalu+buat+rangkuman+singkat%2C+poin+penting%2C+dan+hal+yang+perlu+dipahami+pembaca+secara+netral.) Dalam dunia *trading*, salah satu konsep ilmu matematika yang sering digunakan oleh [*trader*](https://indodax.com/academy/trader-adalah/) adalah deret Fibonacci (Fibonacci *sequence*). Penggunaan deret Fibonacci ini umumnya diterapkan oleh para pelaku pasar atau *trader* yang memiliki tingkat pengalaman dan keahlian yang mumpuni. Fibonacci pertama kali ditemukan oleh Leonardo dari Pisa, yang lebih dikenal sebagai Leonardo Fibonacci, seorang matematikawan pada abad ke-13. Deret Fibonacci sendiri digunakan oleh *trader* dalam [analisis teknikal](https://indodax.com/academy/analisis-teknikal/), yaitu metode yang digunakan oleh para *trader* untuk memprediksi pergerakan harga aset keuangan berdasarkan sejarah pergerakan harga di masa lalu. ## **Apa Itu Fibonacci** ***Sequence*****?** Mengutip laman [*techtarget.com*](https://www.techtarget.com/whatis/definition/Fibonacci-sequence), Fibonacci *sequence* adalah kumpulan bilangan bulat (angka Fibonacci) yang dimulai dengan angka 0, diikuti oleh angka 1, kemudian angka 1 lagi, dan seterusnya, diikuti oleh serangkaian angka yang terus meningkat. Deret ini mengikuti aturan bahwa setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Adapun deret Fibonacci dimulai dengan 14 bilangan berikut ini: ***0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233…*** Setiap angka, dimulai dari angka ketiga, mematuhi rumus yang ditentukan. Sebagai contoh, angka ketujuh, yaitu 8, mendahului oleh 3 dan 5, yang ketiganya jumlahnya menjadi 8. Secara teoretis, deret ini dapat terus berlanjut sampai dengan ketakterhinggaan dengan menggunakan rumus yang sama untuk setiap angka baru. Lebih jauh, beberapa sumber menunjukkan bahwa deret Fibonacci dimulai dengan angka 1 alih-alih angka 0, tetapi hal itu cukup jarang terjadi. ## **Memahami Barisan Angka pada Fibonacci** ***Sequence*** ![Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading](https://indodax.com/academy/wp-content/uploads/2024/02/Fibonacci-Sequence-3-300x157.webp) Mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/terms/f/fibonaccilines.asp), angka dalam deret Fibonacci tidak bersesuaian dengan rumus spesifik, tetapi angka-angka tersebut cenderung memiliki hubungan tertentu satu sama lain. Setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Sebagai contoh, 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377. Berikut ini aturan deret Fibonacci, yakni: ***xn = xn-1 + xn-2*** di mana: - **xn** adalah nomor urutan “n” - **xn-1** adalah term sebelumnya (n-1) - **xn-2** adalah term sebelum itu (n-2) ## **Fibonacci** ***Sequence*** **dalam** ***Trading*** Mengutip laman *poems.co.id*, salah satu aspek penting dalam konsep Fibonacci adalah pemahaman terhadap *Golden Ratio* yang juga dikenal sebagai *Phi* (?). ![Fi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Simbol Golden Ratio atau huruf Yunani Phi (?) Pada dasarnya, *Golden Ratio* atau *Phi* (?) adalah hasil pembagian antara dua angka yang berurutan dalam deret Fibonacci. *Golden Ratio* terdiri dari dua nilai, yaitu 1.618 dan 0.618. Istilah *Golden Ratio* sendiri digunakan karena dua hal berikut ini, yaitu: - Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci sebelumnya selalu mendekati angka 1.618. - Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci setelahnya selalu mendekati angka 0.618. ## **Mengenal** ***Golden Ratio*** **dalam** ***Trading*** Mengutip laman [*hmarkets.com*](https://hmarkets.com/learn-to-trade/learning-hub/fibonacci/), asal usul deret Fibonacci dan *Golden Ratio* dapat ditelusuri kembali ke matematikawan kuno bernama Leonardo dari Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci. Dalam bukunya *Liber Abaci* yang diterbitkan pada tahun 1202, ia memperkenalkan urutan angka yang sekarang dikenal sebagai deret Fibonacci. Deret ini dimulai dengan 0 dan 1, dan setiap angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Deret ini muncul dalam berbagai fenomena alam, termasuk pola pertumbuhan tanaman dan hewan. *Golden Ratio* adalah konsep matematika yang menggambarkan hubungan antara dua kuantitas di mana rasio kuantitas yang lebih kecil terhadap yang lebih besar sama dengan rasio kuantitas yang lebih besar terhadap jumlah keduanya. *Golden Ratio* kira-kira sama dengan 1.6180339887 dan dilambangkan dengan huruf Yunani *Phi* (?). *Golden Ratio* telah diamati dalam berbagai struktur alam dan buatan manusia dan dianggap sebagai prinsip universal keindahan dan harmoni. Sementara itu, mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/articles/technical/04/033104.asp)*,* meskipun Fibonacci memperkenalkan angka-angka ini ke dunia barat, sebenarnya angka ini telah ditemukan oleh matematikawan India ratusan tahun sebelumnya. Penyair Pingala menggunakannya untuk menghitung suku kata puisi Sanskerta sekitar tahun 200 SM (Sebelum Masehi), dan metodenya dihitung oleh matematikawan India, Virahanka, sekitar 800 tahun kemudian. Dalam deret ini, setiap angka adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan seterusnya). Namun, deret ini bukanlah hal yang paling penting. Bagian pentingnya adalah bahwa seiring angka-angka menjadi lebih besar, hasil bagi antara setiap pasangan berturut-turut dari angka Fibonacci mendekati 1.618, atau inversenya, 0.618. Proporsi ini dikenal dengan banyak nama, di antaranya rasio emas (*Golden Ratio*), rasio keemasan, ?, dan proporsi ilahi. Jadi, mengapa angka ini begitu penting? Nah, banyak hal dalam alam memiliki properti dimensional yang mengikuti rasio 1.618 sehingga tampaknya memiliki fungsi fundamental bagi unsur-unsur dasar alam. Beberapa *trader* meyakini bahwa angka-angka Fibonacci dan rasio yang dihasilkan oleh deret tersebut memainkan peran penting dalam keuangan yang dapat diterapkan oleh para *trader* menggunakan analisis teknikal. ## ***Golden Ratio*** **dan Analisa Teknis** ![Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Mengutip laman *investopedia.com*, ketika digunakan dalam analisis teknikal, rasio emas umumnya diterjemahkan menjadi tiga persentase, yakni 38,2%, 50%, dan 61,8%. Namun, kelipatan lainnya dapat digunakan jika diperlukan, seperti 23,6%, 161,8%, 423%, dan sebagainya. Sementara itu, ada empat cara bahwa deret Fibonacci dapat diterapkan pada grafik, yaitu *retracement*, *arc*, *fans*, dan *time zones*. Namun, tidak semuanya mungkin tersedia sebab bergantung pada aplikasi *charting* yang digunakan. Berikut ini penjelasan selengkapnya, yaitu: ### **1\. Fibonacci** ***Retracements*** [Fibonacci *Retracements*](https://indodax.com/academy/fibonacci-retracement/) memanfaatkan garis horizontal untuk mengidentifikasi zona *support* atau *resistance*. Tingkat *retracement* dihitung berdasarkan titik puncak dan dasar dari grafik. Setelah itu, lima garis horizontal digambarkan sebagai berikut: - Yang pertama pada 100% (titik tertinggi pada grafik) - Yang kedua pada 61,8% - Yang ketiga pada 50% - Yang keempat pada 38,2% - Dan yang terakhir pada 0% (titik terendah pada grafik) Setelah pergerakan harga yang signifikan naik atau turun, level [*support* dan *resistance*](https://indodax.com/academy/apa-itu-support-resistance-bagaimana-cara-mengenalinya/) baru sering kali berada pada atau dekat dengan garis-garis tersebut. ### **2\. Fibonacci** ***Arcs*** Menemukan titik tertinggi dan terendah dari suatu grafik adalah langkah pertama dalam pembuatan Fibonacci *Arcs*. Kemudian, dengan gerakan mirip kompas, tiga garis lengkung digambar pada 38,2%, 50%, dan 61,8% dari titik yang diinginkan. Garis-garis ini mengantisipasi tingkat *support* dan *resistance*, serta kisaran perdagangan. ### **3\. Fibonacci** ***Fans*** Fibonacci *fans* terdiri dari garis diagonal. Setelah menemukan titik tertinggi dan terendah dari grafik, garis horizontal yang tidak terlihat digambar melalui titik paling kanan. Garis yang tak terlihat ini kemudian dibagi menjadi level 38,2%, 50%, dan 61,8%, lalu garis-garis ditarik dari titik paling kiri melalui masing-masing level tersebut. Garis-garis ini memberikan indikasi zona *support* dan *resistance*. ### **4\. Fibonacci** ***Time Zones*** Berbeda dengan metode Fibonacci lainnya, *times zones* adalah serangkaian garis vertikal. *Time zones* dibuat dengan membagi grafik menjadi segmen-segmen dengan garis vertikal yang ditempatkan dengan jarak yang sesuai dengan deret Fibonacci (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan lain-lain). Setiap garis menunjukkan waktu di mana pergerakan harga besar dapat diharapkan. ## **Bagaimanakah Cara Menggunakan** ***Fibonacci*** **Sequence?** Mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/terms/f/fibonaccilines.asp), Fibonacci *Sequence* dapat diterapkan dalam keuangan dengan menggunakan empat teknik, termasuk *retracement*, *arcs*, *fans*, dan *time zones*. Fibonacci *Retracement* memerlukan dua titik harga yang dipilih pada grafik, biasanya titik tertinggi dan titik terendah. Setelah dua titik dipilih, angka dan garis Fibonacci digambar pada persentase pergerakan tersebut. Jika saham naik dari \$15 menjadi \$20 maka level 23,6% adalah \$18,82, atau \$20 – (\$5 x 0,236) = \$18,82. Level 50% adalah \$17,50, atau \$15 – (\$5 x 0,5) = \$17,50. ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Sumber gambar: Investopedia Fibonacci *Retracement* merupakan bentuk analisis teknikal yang paling umum berdasarkan deret Fibonacci. Selama tren, Fibonacci *retracement* dapat digunakan untuk menentukan seberapa dalam koreksi mungkin terjadi. Para *trader* cenderung memperhatikan rasio Fibonacci antara 23,6% dan 78,6% pada saat-saat ini. Jika harga berhenti mendekati salah satu level Fibonacci dan kemudian mulai bergerak kembali ke arah tren maka seorang investor dapat melakukan perdagangan sesuai dengan arah tren tersebut. Adapun *arcs*, *fans*, dan *time zones* adalah konsep serupa, tetapi diterapkan pada grafik dengan cara yang berbeda. Setiap konsep menunjukkan area potensial *support* atau *resistance*, berdasarkan angka Fibonacci yang diterapkan pada pergerakan harga sebelumnya. Level *support* atau *resistance* ini dapat digunakan untuk memproyeksikan di mana harga mungkin turun atau naik di masa depan. ## **Bagaimana Fibonacci** ***Sequence*** **Dapat Mempengaruhi Perilaku** ***Trading*****?** Mengutip lama *investopedia.com*, manusia cenderung mengidentifikasi pola dan para *trader* dengan mudah mengaitkan pola-pola pada grafik melalui deret Fibonacci. Belum terbukti bahwa angka Fibonacci berkaitan dengan kekuatan pasar yang mendasar, tetapi pasar dengan desainnya bereaksi terhadap keyakinan para pelakunya. Oleh karena itu, jika investor membeli atau menjual berdasarkan analisis Fibonacci maka mereka cenderung menciptakan ramalan yang menjadi kenyataan yang mempengaruhi tren pasar. ## **Kesimpulan** Sebagai kesimpulan, deret Fibonacci dalam *trading* memiliki peran penting sebagai alat analisis teknikal. Penggunaan Fibonacci *Sequence*, seperti *retracements*, *arcs*, *fans*, dan *time zones*, membantu *trader* untuk mengidentifikasi potensi level *support* dan *resistance* serta memahami kemungkinan pergerakan harga di masa depan. Meski demikian, perlu diingat bahwa sekalipun Fibonacci *Sequence* telah menjadi instrumen yang populer, tetap tidak ada jaminan kesuksesan. Pada dasarnya, keputusan *trading* yang bijak memerlukan pertimbangan lebih dari satu metode analisis dan faktor lainnya, seperti kondisi pasar, berita ekonomi, dan manajemen risiko. ## **Yuk** ***Trading*** **OTC di INDODAX** Nah, sekarang kamu sudah paham dan mengerti tentang apa itu Fibonacci *Sequence* dalam *trading*, mulai dari pengertian hingga cara menggunakannya. Selanjutnya, jika kamu ingin menggunakan layanan personal untuk memperjualbelikan aset kripto dalam jumlah yang terlalu besar untuk dapat diproses melalui order book maka kamu bisa mengunjungi halaman [*OTC trading*](https://otc.indodax.com/) di INDODAX. Adapun harga pada layanan OTC akan selalu mengikuti pergerakan harga pasar sebab transaksi terjadi di pasar *spot*. Meskipun nominal pembelian meningkat, hal itu tidak menjamin bahwa harga akan semakin murah. Layanan yang satu ini menitikberatkan pada kenyamanan transaksi bagi anggota, di mana tim khusus akan membimbing kamu melalui seluruh prosedur dengan memastikan keamanan dan menjamin privasi pengguna. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, mulai *trading* [OTC](https://otc.indodax.com/?utm_source=academy&utm_medium=article&utm_campaign=otc_academy) di INDODAX sekarang juga\! #### Lebih Banyak dari Berita [5 Berita Kripto Minggu Ini: Isu Satoshi, Quantum, dan Tekanan The Fed](https://indodax.com/academy/berita-crypto-minggu-ini-18april2026/) [Profesor Jiang Xueqin Sebut Bitcoin Bagian Operasi CIA, Masuk Akal?](https://indodax.com/academy/bitcoin-operasi-cia-klaim/) [Apakah Kita Perlu Tahu Siapa Satoshi? Jawabannya Tak Sesederhana Itu](https://indodax.com/academy/apakah-perlu-tahu-siapa-satoshi/) [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/category/berita) #### Pelajaran Dasar [1\. Perkenalan Aset Kripto](http://idxacademy.rectmedia.co.id/en/introduction-crypto-assets/) Apa Itu Kripto? Kripto adalah aset digital yang nilainya ditentukan... [Pelajari Sekarang](https://indodax.com/academy/perkenalan-aset-kripto/) [2\. Bitcoin](http://idxacademy.rectmedia.co.id/en/introduction-crypto-assets/) Bitcoin merupakan aset kripto pertama, diluncurkan pada tahun 2009, dan... [Pelajari Sekarang](https://indodax.com/academy/apa-itu-bitcoin/) [3\. Teknologi Blockchain](http://idxacademy.rectmedia.co.id/en/introduction-crypto-assets/) Blockchain adalah teknologi revolusioner yang telah mengubah cara kita menyimpan... [Pelajari Sekarang](https://indodax.com/academy/teknologi-blockchain/) #### Calculate *Staking Rewards* with INDODAX earn Select an option ![dot](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Polkadot 4.39% ![bnb](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) BNB 0.47% ![sol](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Solana 4.51% ![eth](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Ethereum 2.32% ![ada](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Cardano 1.00% ![pol](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Polygon Ecosystem Token 1.85% ![trx](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Tron 2.74% DOT 1 Tahun 2 Tahun 3 Tahun 4 Tahun 5 Tahun Estimasi Penghasilan **0** Berdasarkan harga & APY saat ini [Stake Now](https://indodax.com/login) #### ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) Pasar Gainers | Nama | Harga 24H Chg | | |---|---|---| | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **HIGH/IDR** Highstreet | 7\.065 269\.32% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **ALICE/IDR** MyNeighbou | 3\.505 65\.49% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **PORTAL/IDR** Portal | 218 34\.57% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **API3/IDR** API3 | 7\.109 32\.73% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **NXA/IDR** Nexa (nexa | 30\.200 27\.55% | Losers | Nama | Harga 24H Chg | | |---|---|---| | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **MPRO/IDR** Max Proper | 7 \-36.36% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **KRD/IDR** Krypton DA | 10 \-33.33% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **SHAN/IDR** Shanum | 2 \-33.33% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **DVI/IDR** Dvision Ne | 2 \-33.33% | | ![](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) | **DRX/IDR** DRX Token | 159 \-28.7% | ###### Apakah artikel ini membantu? Beri nilai untuk artikel ini Vote Up +1 Vote Down -0 You already voted\! ##### Artikel Terkait Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati. ![Perbandingan 5 Alat Mining Bitcoin 2024 Terbaik & Kelebihannya](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) 27/09/2024 [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) ###### [Perbandingan 5 Alat Mining Bitcoin 2024 Terbaik & Kelebihannya](https://indodax.com/academy/alat-mining-bitcoin-2/ "Perbandingan 5 Alat Mining Bitcoin 2024 Terbaik & Kelebihannya") Bitcoin sebagai salah satu aset kripto terbesar telah menjadi pilihan [Bitcoin](https://indodax.com/academy/category/btc-id/) 27/09/2024 ![INDODAX Market Signal 10 Juni 2024](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) 10/06/2024 [Market Signal](https://indodax.com/academy/category/market-signal/) ###### [INDODAX Market Signal 10 Juni 2024](https://indodax.com/academy/indodax-market-signal-10-juni-2024/ "INDODAX Market Signal 10 Juni 2024") Minggu ini, jajaran aset kripto bullish dipimpin oleh Bitcoin (BTC) pada posisi pertama, dan [Market Signal](https://indodax.com/academy/category/market-signal/) 10/06/2024 ![Creditcoin (CTC) Kini Hadir di INDODAX\!](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==) 04/06/2024 [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) ###### [Creditcoin (CTC) Kini Hadir di INDODAX\!](https://indodax.com/academy/creditcoin-ctc-coin/ "Creditcoin (CTC) Kini Hadir di INDODAX!") Creditcoin merupakan salah satu mata uang kripto terawal yang secara [Altcoin](https://indodax.com/academy/category/altcoin/) 04/06/2024 [Lihat Semua](https://indodax.com/academy/artikel/) [![indodax logo 2020 1](data:image/svg+xml;base64,PHN2ZyB3aWR0aD0iMSIgaGVpZ2h0PSIxIiB4bWxucz0iaHR0cDovL3d3dy53My5vcmcvMjAwMC9zdmciPjwvc3ZnPg==)](https://indodax.com/) #### Jakarta Gedung Millennium Centennial Center Lt.2, Jl. Jend. Sudirman No.Kav 25, Kuningan, Jakarta Selatan 12920. Jl. Sultan Iskandar Muda No.13B, Kby. Lama Sel., Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210 #### Bali Jl. Sunset Road No. 48 a-b, Legian, Kuta, Kabupaten Badung, Bali 80361. Tamora Square, Jl. Subak Sari 13, Desa Tibubeneng, Kec. Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali 80361. #### Perusahaan [Tentang Kami](https://indodax.com/academy/tentang-kami/) [Hubungi Kami](https://help.indodax.com/hc/id/sections/4416585626777-Hubungi-Kami) [Program Afiliasi](https://help.indodax.com/hc/id/articles/4416488847641-Apakah-ada-program-referral-atau-afiliasi-di-Indodax-com-) [Bantuan](https://help.indodax.com/hc/id/?_ga=2.158329791.402626860.1654833025-104687762.1641868544) #### Produk [Market](https://indodax.com/market) [Academy](https://indodax.com/academy) [OTC](https://otc.indodax.com/) #### Informasi [Syarat dan Ketentuan](https://help.indodax.com/hc/id/articles/4416650994585-Ketentuan-dan-Persyaratan-Indodax-com?_ga=2.134073995.402626860.1654833025-104687762.1641868544) [Kebijakan Privasi](https://indodax.com/privacy-policy/) [API](https://indodax.com/trade_api) [Blog](https://blog.indodax.com/) Seluruh kegiatan perdagangan aset crypto PT Indodax Nasional Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar sebagai anggota PT Central Finansial X (CFX) dan PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI). Segala bentuk transaksi aset crypto memiliki risiko tinggi dan dapat menyebabkan kerugian sebagian atau seluruh nilai investasi. PT Indodax Nasional Indonesia tidak memberikan saran investasi apa pun. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu. Lakukan riset secara mandiri (Do Your Own Research/DYOR) sebelum melakukan transaksi. Publikasi ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai penawaran, rekomendasi, ajakan, atau nasihat investasi. Artikel yang disajikan tidak dapat dijadikan dasar utama dalam pengambilan keputusan investasi. Baca kumpulan [kumpulan artikel kripto populer](https://indodax.com/academy/artikel/), tutorial investasi dan trading crypto, serta [berita crypto hari ini](https://indodax.com/academy/category/berita/) di Indodax Academy untuk memperluas wawasan seputar aset crypto, termasuk pergerakan harga pasar dan tren terbaru di industri crypto. Copyright © 2026 PT Indodax Nasional Indonesia. All Rights Reserved.
Readable Markdown
Dalam dunia *trading*, salah satu konsep ilmu matematika yang sering digunakan oleh [*trader*](https://indodax.com/academy/trader-adalah/) adalah deret Fibonacci (Fibonacci *sequence*). Penggunaan deret Fibonacci ini umumnya diterapkan oleh para pelaku pasar atau *trader* yang memiliki tingkat pengalaman dan keahlian yang mumpuni. Fibonacci pertama kali ditemukan oleh Leonardo dari Pisa, yang lebih dikenal sebagai Leonardo Fibonacci, seorang matematikawan pada abad ke-13. Deret Fibonacci sendiri digunakan oleh *trader* dalam [analisis teknikal](https://indodax.com/academy/analisis-teknikal/), yaitu metode yang digunakan oleh para *trader* untuk memprediksi pergerakan harga aset keuangan berdasarkan sejarah pergerakan harga di masa lalu. ## **Apa Itu Fibonacci** ***Sequence*****?** Mengutip laman [*techtarget.com*](https://www.techtarget.com/whatis/definition/Fibonacci-sequence), Fibonacci *sequence* adalah kumpulan bilangan bulat (angka Fibonacci) yang dimulai dengan angka 0, diikuti oleh angka 1, kemudian angka 1 lagi, dan seterusnya, diikuti oleh serangkaian angka yang terus meningkat. Deret ini mengikuti aturan bahwa setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Adapun deret Fibonacci dimulai dengan 14 bilangan berikut ini: ***0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233…*** Setiap angka, dimulai dari angka ketiga, mematuhi rumus yang ditentukan. Sebagai contoh, angka ketujuh, yaitu 8, mendahului oleh 3 dan 5, yang ketiganya jumlahnya menjadi 8. Secara teoretis, deret ini dapat terus berlanjut sampai dengan ketakterhinggaan dengan menggunakan rumus yang sama untuk setiap angka baru. Lebih jauh, beberapa sumber menunjukkan bahwa deret Fibonacci dimulai dengan angka 1 alih-alih angka 0, tetapi hal itu cukup jarang terjadi. ## **Memahami Barisan Angka pada Fibonacci** ***Sequence*** ![Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading](https://indodax.com/academy/wp-content/uploads/2024/02/Fibonacci-Sequence-3-300x157.webp) Mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/terms/f/fibonaccilines.asp), angka dalam deret Fibonacci tidak bersesuaian dengan rumus spesifik, tetapi angka-angka tersebut cenderung memiliki hubungan tertentu satu sama lain. Setiap angka sama dengan jumlah dua angka sebelumnya. Sebagai contoh, 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377. Berikut ini aturan deret Fibonacci, yakni: ***xn = xn-1 + xn-2*** di mana: - **xn** adalah nomor urutan “n” - **xn-1** adalah term sebelumnya (n-1) - **xn-2** adalah term sebelum itu (n-2) Mengutip laman *poems.co.id*, salah satu aspek penting dalam konsep Fibonacci adalah pemahaman terhadap *Golden Ratio* yang juga dikenal sebagai *Phi* (?). ![Fi - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas](https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/c/c2/Phi_uc_lc.svg/800px-Phi_uc_lc.svg.png) Simbol Golden Ratio atau huruf Yunani Phi (?) Pada dasarnya, *Golden Ratio* atau *Phi* (?) adalah hasil pembagian antara dua angka yang berurutan dalam deret Fibonacci. *Golden Ratio* terdiri dari dua nilai, yaitu 1.618 dan 0.618. Istilah *Golden Ratio* sendiri digunakan karena dua hal berikut ini, yaitu: - Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci sebelumnya selalu mendekati angka 1.618. - Hasil pembagian suatu angka Fibonacci dengan angka Fibonacci setelahnya selalu mendekati angka 0.618. ## **Mengenal** ***Golden Ratio*** **dalam** ***Trading*** Mengutip laman [*hmarkets.com*](https://hmarkets.com/learn-to-trade/learning-hub/fibonacci/), asal usul deret Fibonacci dan *Golden Ratio* dapat ditelusuri kembali ke matematikawan kuno bernama Leonardo dari Pisa, yang juga dikenal sebagai Fibonacci. Dalam bukunya *Liber Abaci* yang diterbitkan pada tahun 1202, ia memperkenalkan urutan angka yang sekarang dikenal sebagai deret Fibonacci. Deret ini dimulai dengan 0 dan 1, dan setiap angka berikutnya adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya. Deret ini muncul dalam berbagai fenomena alam, termasuk pola pertumbuhan tanaman dan hewan. *Golden Ratio* adalah konsep matematika yang menggambarkan hubungan antara dua kuantitas di mana rasio kuantitas yang lebih kecil terhadap yang lebih besar sama dengan rasio kuantitas yang lebih besar terhadap jumlah keduanya. *Golden Ratio* kira-kira sama dengan 1.6180339887 dan dilambangkan dengan huruf Yunani *Phi* (?). *Golden Ratio* telah diamati dalam berbagai struktur alam dan buatan manusia dan dianggap sebagai prinsip universal keindahan dan harmoni. Sementara itu, mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/articles/technical/04/033104.asp)*,* meskipun Fibonacci memperkenalkan angka-angka ini ke dunia barat, sebenarnya angka ini telah ditemukan oleh matematikawan India ratusan tahun sebelumnya. Penyair Pingala menggunakannya untuk menghitung suku kata puisi Sanskerta sekitar tahun 200 SM (Sebelum Masehi), dan metodenya dihitung oleh matematikawan India, Virahanka, sekitar 800 tahun kemudian. Dalam deret ini, setiap angka adalah hasil penjumlahan dua angka sebelumnya (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan seterusnya). Namun, deret ini bukanlah hal yang paling penting. Bagian pentingnya adalah bahwa seiring angka-angka menjadi lebih besar, hasil bagi antara setiap pasangan berturut-turut dari angka Fibonacci mendekati 1.618, atau inversenya, 0.618. Proporsi ini dikenal dengan banyak nama, di antaranya rasio emas (*Golden Ratio*), rasio keemasan, ?, dan proporsi ilahi. Jadi, mengapa angka ini begitu penting? Nah, banyak hal dalam alam memiliki properti dimensional yang mengikuti rasio 1.618 sehingga tampaknya memiliki fungsi fundamental bagi unsur-unsur dasar alam. Beberapa *trader* meyakini bahwa angka-angka Fibonacci dan rasio yang dihasilkan oleh deret tersebut memainkan peran penting dalam keuangan yang dapat diterapkan oleh para *trader* menggunakan analisis teknikal. ## ***Golden Ratio*** **dan Analisa Teknis** ![Membongkar Rahasia Fibonacci Sequence dalam Trading](https://indodax.com/academy/wp-content/uploads/2024/02/Fibonacci-Sequence-2-300x157.webp) Mengutip laman *investopedia.com*, ketika digunakan dalam analisis teknikal, rasio emas umumnya diterjemahkan menjadi tiga persentase, yakni 38,2%, 50%, dan 61,8%. Namun, kelipatan lainnya dapat digunakan jika diperlukan, seperti 23,6%, 161,8%, 423%, dan sebagainya. Sementara itu, ada empat cara bahwa deret Fibonacci dapat diterapkan pada grafik, yaitu *retracement*, *arc*, *fans*, dan *time zones*. Namun, tidak semuanya mungkin tersedia sebab bergantung pada aplikasi *charting* yang digunakan. Berikut ini penjelasan selengkapnya, yaitu: ### **1\. Fibonacci** ***Retracements*** [Fibonacci *Retracements*](https://indodax.com/academy/fibonacci-retracement/) memanfaatkan garis horizontal untuk mengidentifikasi zona *support* atau *resistance*. Tingkat *retracement* dihitung berdasarkan titik puncak dan dasar dari grafik. Setelah itu, lima garis horizontal digambarkan sebagai berikut: - Yang pertama pada 100% (titik tertinggi pada grafik) - Yang kedua pada 61,8% - Yang ketiga pada 50% - Yang keempat pada 38,2% - Dan yang terakhir pada 0% (titik terendah pada grafik) Setelah pergerakan harga yang signifikan naik atau turun, level [*support* dan *resistance*](https://indodax.com/academy/apa-itu-support-resistance-bagaimana-cara-mengenalinya/) baru sering kali berada pada atau dekat dengan garis-garis tersebut. ### **2\. Fibonacci** ***Arcs*** Menemukan titik tertinggi dan terendah dari suatu grafik adalah langkah pertama dalam pembuatan Fibonacci *Arcs*. Kemudian, dengan gerakan mirip kompas, tiga garis lengkung digambar pada 38,2%, 50%, dan 61,8% dari titik yang diinginkan. Garis-garis ini mengantisipasi tingkat *support* dan *resistance*, serta kisaran perdagangan. ### **3\. Fibonacci** ***Fans*** Fibonacci *fans* terdiri dari garis diagonal. Setelah menemukan titik tertinggi dan terendah dari grafik, garis horizontal yang tidak terlihat digambar melalui titik paling kanan. Garis yang tak terlihat ini kemudian dibagi menjadi level 38,2%, 50%, dan 61,8%, lalu garis-garis ditarik dari titik paling kiri melalui masing-masing level tersebut. Garis-garis ini memberikan indikasi zona *support* dan *resistance*. ### **4\. Fibonacci** ***Time Zones*** Berbeda dengan metode Fibonacci lainnya, *times zones* adalah serangkaian garis vertikal. *Time zones* dibuat dengan membagi grafik menjadi segmen-segmen dengan garis vertikal yang ditempatkan dengan jarak yang sesuai dengan deret Fibonacci (1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, dan lain-lain). Setiap garis menunjukkan waktu di mana pergerakan harga besar dapat diharapkan. ## **Bagaimanakah Cara Menggunakan** ***Fibonacci*** **Sequence?** Mengutip laman [*investopedia.com*](https://www.investopedia.com/terms/f/fibonaccilines.asp), Fibonacci *Sequence* dapat diterapkan dalam keuangan dengan menggunakan empat teknik, termasuk *retracement*, *arcs*, *fans*, dan *time zones*. Fibonacci *Retracement* memerlukan dua titik harga yang dipilih pada grafik, biasanya titik tertinggi dan titik terendah. Setelah dua titik dipilih, angka dan garis Fibonacci digambar pada persentase pergerakan tersebut. Jika saham naik dari \$15 menjadi \$20 maka level 23,6% adalah \$18,82, atau \$20 – (\$5 x 0,236) = \$18,82. Level 50% adalah \$17,50, atau \$15 – (\$5 x 0,5) = \$17,50. ![](https://www.investopedia.com/thmb/CLX2-y9DeJq6WdQKEFsY0dcXdQA=/750x0/filters:no_upscale\(\):max_bytes\(150000\):strip_icc\(\):format\(webp\)/dotdash_INV-final-Fibonacci-Numbers-and-Lines-Definition-and-Uses-June-2021-01-cafe495212fa456db6d4a28a86376373.jpg) Sumber gambar: Investopedia Fibonacci *Retracement* merupakan bentuk analisis teknikal yang paling umum berdasarkan deret Fibonacci. Selama tren, Fibonacci *retracement* dapat digunakan untuk menentukan seberapa dalam koreksi mungkin terjadi. Para *trader* cenderung memperhatikan rasio Fibonacci antara 23,6% dan 78,6% pada saat-saat ini. Jika harga berhenti mendekati salah satu level Fibonacci dan kemudian mulai bergerak kembali ke arah tren maka seorang investor dapat melakukan perdagangan sesuai dengan arah tren tersebut. Adapun *arcs*, *fans*, dan *time zones* adalah konsep serupa, tetapi diterapkan pada grafik dengan cara yang berbeda. Setiap konsep menunjukkan area potensial *support* atau *resistance*, berdasarkan angka Fibonacci yang diterapkan pada pergerakan harga sebelumnya. Level *support* atau *resistance* ini dapat digunakan untuk memproyeksikan di mana harga mungkin turun atau naik di masa depan. ## **Bagaimana Fibonacci** ***Sequence*** **Dapat Mempengaruhi Perilaku** ***Trading*****?** Mengutip lama *investopedia.com*, manusia cenderung mengidentifikasi pola dan para *trader* dengan mudah mengaitkan pola-pola pada grafik melalui deret Fibonacci. Belum terbukti bahwa angka Fibonacci berkaitan dengan kekuatan pasar yang mendasar, tetapi pasar dengan desainnya bereaksi terhadap keyakinan para pelakunya. Oleh karena itu, jika investor membeli atau menjual berdasarkan analisis Fibonacci maka mereka cenderung menciptakan ramalan yang menjadi kenyataan yang mempengaruhi tren pasar. ## **Kesimpulan** Sebagai kesimpulan, deret Fibonacci dalam *trading* memiliki peran penting sebagai alat analisis teknikal. Penggunaan Fibonacci *Sequence*, seperti *retracements*, *arcs*, *fans*, dan *time zones*, membantu *trader* untuk mengidentifikasi potensi level *support* dan *resistance* serta memahami kemungkinan pergerakan harga di masa depan. Meski demikian, perlu diingat bahwa sekalipun Fibonacci *Sequence* telah menjadi instrumen yang populer, tetap tidak ada jaminan kesuksesan. Pada dasarnya, keputusan *trading* yang bijak memerlukan pertimbangan lebih dari satu metode analisis dan faktor lainnya, seperti kondisi pasar, berita ekonomi, dan manajemen risiko. ## **Yuk** ***Trading*** **OTC di INDODAX** Nah, sekarang kamu sudah paham dan mengerti tentang apa itu Fibonacci *Sequence* dalam *trading*, mulai dari pengertian hingga cara menggunakannya. Selanjutnya, jika kamu ingin menggunakan layanan personal untuk memperjualbelikan aset kripto dalam jumlah yang terlalu besar untuk dapat diproses melalui order book maka kamu bisa mengunjungi halaman [*OTC trading*](https://otc.indodax.com/) di INDODAX. Adapun harga pada layanan OTC akan selalu mengikuti pergerakan harga pasar sebab transaksi terjadi di pasar *spot*. Meskipun nominal pembelian meningkat, hal itu tidak menjamin bahwa harga akan semakin murah. Layanan yang satu ini menitikberatkan pada kenyamanan transaksi bagi anggota, di mana tim khusus akan membimbing kamu melalui seluruh prosedur dengan memastikan keamanan dan menjamin privasi pengguna. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo, mulai *trading* [OTC](https://otc.indodax.com/?utm_source=academy&utm_medium=article&utm_campaign=otc_academy) di INDODAX sekarang juga\!
Shard90 (laksa)
Root Hash4952732251127776690
Unparsed URLcom,indodax!/academy/fibonacci-sequence/ s443